advertorial

UD Muncul Group akan Bangun Mall di Eks GE Lighting Sleman

Ilustrasi eskalator di pusat perbelanjan (JIBI/Solopos/Dok.)Ilustrasi eskalator di pusat perbelanjan (JIBI/Solopos/Dok.)

Salah satu konsorsium perusahaan bisnis di Jogja, Usaha Digdaya Muncul Group berencana membangun pusat perbelanjaan baru

Semarangpos.com, SLEMAN- Salah satu konsorsium perusahaan bisnis di Jogja, Usaha Digdaya Muncul Group berencana membangun pusat perbelanjaan baru. Menurut rencana, lokasi mall baru itu akan menempati eks lahan perusahaan PT GE Lighting, Sleman.

Kabar dibelinya lahan bekas produsen lampu, General Electrict (GE) Lighting itu menyeruak sejak awal tahun ini. Hal itu menyusul ditutupnya pabrik itu pada kuartal kedua 2016 lalu. Saat itu, perusahaan asal Amerika Serikat itu bahkan melakukan penutusan hubungan kerja (PHK) kepada 300 karyawannya.

Penutupan tersebut dilakukan karena sebagian besar akibat menurunnya volume produksi pabrik yang berdiri di Denggung, Sleman itu. GE Lighting telah menanam investasi lebih dari US$470.000 di pabrik Sleman selama beberapa tahun terakhir.

Communications Executive General Electric International Inc. Tantya Saradina saat itu mengatakan, lahan pabrik masih digunakan untuk unit distribusi. Proses pendistribusian bahkan masih berjalan seperti biasa meskipun 300 karyawan sudah di PHK.

Terkait peralihan pemilik lahan itu, President Direktur UD Muncul Group Soekeno mengakuinya. Dia juga tidak membantah rencana konsorsium untuk membangun pusat perbelanjaan baru di kawasan itu. Hanya saja, Soekeno masih enggan menjelaskan lebih lanjut terkait rencana itu.

“Belum ada planning start bangunanya [pusat perbelanjaan],” kata Soekeno singkat.

Saat Harianjogja.com mengunjungi bekas pabrik GE Lighting itu, tidak ada aktivitas yang mencolok. Beberapa bagian bangunan sudah di bongkar.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Sleman Sutadi Gunarto mengaku belum mengetahui rencana bisnis yang dikembangkan oleh UD Muncul Group. “Masih belum ada pengajuan izinnya. Yang jelas kami sangat terbuka dan mendukung investor yang masuk ke Sleman,” katanya.

Iklan Baris

    No items.