Semarangpos.com, REMBANG – PT Semen Gresik, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) IV Surabaya kembali bersinergi menggelar pelatihan dan sertifikasi Akademi Jago Bangunan bagi ratusan tenaga konstruksi atau tukang bangunan dari wilayah operasional Area 4 Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung pada 28–29 Agustus 2026 di Gedung Serbaguna Politeknik Negeri Semarang (Polines).
Program ini menjadi bagian dari komitmen Semen Gresik dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga konstruksi agar semakin profesional dan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
Selain pembekalan, peserta juga mengikuti tahapan sertifikasi melalui wawancara kompetensi dan uji praktik lapangan. Dalam uji praktik tersebut, peserta membuat bangku taman sebagai sarana untuk mengukur kemampuan dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknis.
Baca Juga: Semen Gresik Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana bagi Korban Gempa di Nagekeo NTT
Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, mengatakan peningkatan kompetensi tenaga konstruksi atau tukang bangunan memiliki peranan penting.
“Melalui Akademi Jago Bangunan, kami memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan langsung di lapangan, sekaligus pengakuan kompetensi melalui sertifikasi,” terangnya.
Menurut Gatot, tenaga konstruksi juga berperan penting dalam membantu masyarakat memilih material yang tepat untuk pembangunan maupun renovasi. Karena itu, peningkatan keterampilan perlu diiringi dengan pemahaman mengenai penggunaan material bangunan.
Gatot menegaskan, di tengah persaingan pasar yang semakin ketat saat ini, Semen Gresik merupakan pilihan tepat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konstruksi.
“Semen Gresik telah terbukti sejak lama menjadi salah satu andalan dalam pembangunan konstruksi Nasional. Pengalaman dan kepercayaan yang telah dibangun menjadi kekuatan kami untuk terus memberikan produk berkualitas guna memenuhi kebutuhan pasar,” tegasnya.
Ia menambahkan, Semen Gresik akan terus memperkuat sinergi dengan tenaga konstruksi sebagai mitra strategis. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembangunan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Semen Gresik.
Salah satu peserta, Eko Wahyudi, asal Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pelatihan memberikan tambahan wawasan mengenai perkembangan dunia konstruksi. “Saya sudah lama menggunakan Semen Gresik, yang terbukti kualitasnya. Semoga kegiatan ini terus digelar agar meningkatkan kapasitas para tukang bangunan,” ujarnya.(NA)
Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.