Butuh Ahli Geologi Teliti Ambles di Batang

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menganggap perlu ahli geologi dan BMKG untuk meneliti penyebab tanah ambles di Batang.

Butuh Ahli Geologi Teliti Ambles di Batang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi korban banjir di Desa Kalipucang, Kabupaten Batang, Jateng, Jumat (21/2/20202) malam. (Antara-Kutnadi)

Semarangpos.com, PEKALONGAN — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kesiapan pemprov mendatangkan ahli geologi dan Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG). Ahli itu dinilai perlu untuk meneliti penyebab tanah ambles di Desa Jolosekti, Kabupaten Batang, Jateng.

“Di daerah Jawa Tengah memang rawan bencana mulai dari tanah ambles dan lainnya. Bencana tersebut berpotensi terjadi di banyak tempat,” kata Gubernur Ganjar Pranowo saat mengunjungi korban banjir di Desa Kalipucang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (21/2/20202) malam.

Hotel 21 di Pati Pekerjakan Pemandu Karaoke 17 Tahun

Ia mengatakan terjadinya bencana bisa disebabkan adanya kerusakan alam. Karena itu, tuturnya, semua pihak harus ikut menjaga kelestarian alam dengan melakukan penghijauan dan terasiring. Namun, diakuinya, terhadap kasus amblesnya tanah di Desa Jolosekti ini perlu dilakukan pengecekan.

Menurutnya, perlu didatangkan ahli untuk mengetahui kondisi pasti tanah di tempat itu. Menurut dia, setelah diteliti oleh tim ahli maka akan diketahui seberapa besar potensi kerawanannya terhadap kondisi tanah tersebut pada masyarakat.

“Hal ini menjadi penting agar masyarakat tahu dan memahami risikonya dan dapat diminimalisasi dampaknya,” kata Ganjar se bagaimana diekspose Kantor Berita Antara, Sabtu (22/2/2020).

Duh, 3.000 Permen Karet Nempel di Candi Borobudur…

Bupati Batang Wihaji mengatakan tanah ambles di Desa Jolosekti menjadi perhatian serius pemkab. Tanah ambles itu, katanya, mengganggu akses jalan antardesa dan permukiman.

“Oleh karena itu, jika tidak ditangani secara cepat dan serius maka dikhawatirkan dapat berpotensi bencana, yaitu longsor,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.