Didampingi Rumah BUMN Semen Gresik, UMKM Soya Hargro di Rembang Tumbuh 7 Kali Lipat
PT Semen Gresik melalui Rumah BUMN (RB) Rembang terus mendorong pengembangan UMKM di wilayah operasionalnya. Salah satu kisah sukses datang dari produk susu kedelai “Soya Hargro” milik Suhartono, pelaku UMKM asal Rembang yang menghadirkan minuman bernutrisi bagi masyarakat
Produk Susu Hargro milik Suhartono, pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Rembang Semen Gresik yang menghadirkan minuman bernutrisi bagi masyarakat.(Istimewa) Semarangpos.com, REMBANG — PT Semen Gresik melalui Rumah BUMN (RB) Rembang terus mendorong pengembangan UMKM di wilayah operasionalnya. Salah satu kisah sukses datang dari produk susu kedelai “Soya Hargro” milik Suhartono, pelaku UMKM asal Rembang yang menghadirkan minuman bernutrisi bagi masyarakat.
Berangkat dari kondisi bahwa Rembang bukan daerah penghasil susu, Suhartono mulai merintis usaha susu kedelai sejak 2006. Usaha tersebut berkembang melalui proses belajar dan inovasi secara bertahap hingga akhirnya mendapatkan pendampingan dari Rumah BUMN Rembang, sekaligus penguatan legalitas usaha dengan nama UD Agrosari.
Suhartono menjelaskan, nama “Soya Hargro” memiliki filosofi tersendiri. Kata “Soya” berasal dari bahasa Jepang shoyu yang berarti kecap kedelai, menggambarkan kedelai sebagai sumber kebaikan alami yang kaya gizi, nutrisi, dan mineral. Sementara “Hargro” merupakan gabungan dari “Harto” dan “agro” yang melambangkan keterhubungan pemilik usaha dengan hasil alam dan petani.
Sejak bergabung sebagai UMKM binaan Rumah BUMN Rembang pada 2014, UD Agrosari terus menunjukkan perkembangan signifikan.
“Sebelum bergabung, omzet kami sekitar Rp2 juta per bulan. Setelah mendapatkan pembinaan dari RB Rembang, kini omzet bisa mencapai Rp17,5 juta per bulan, sekaligus memperluas jangkauan pasar ke 40 outlet yang tersebar di area Rembang,” ungkap Suhartono.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT Semen Gresik melalui program pembinaan tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT Semen Gresik melalui RB Rembang. Berkat pembinaan dan pendampingan yang diberikan, usaha Soya Hargro bisa bertahan di tengah tantangan dan kini berkembang lebih baik,” ujarnya.
Baca Juga: Istri Wapres Selvi Ananda bersama Seruni KMP Borong Batik Tulis Lasem Binaan RB Rembang Semen Gresik
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Taufik Susanto, mengatakan pertumbuhan UMKM binaan menjadi indikator keberhasilan program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan mampu mendorong pelaku usaha menjadi lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Taufik menegaskan bahwa perusahaan terus memperkuat peran Rumah BUMN Rembang sebagai pusat pengembangan UMKM yang terintegrasi, baik dalam peningkatan kapasitas usaha maupun perluasan akses pasar melalui berbagai program strategis dan kolaboratif.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui fasilitasi keikutsertaan UMKM binaan dalam pameran berskala nasional hingga internasional, seperti INACRAFT dan Tong Tong Fair di Belanda.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan produk lokal seperti susu kedelai Soya Hargro semakin dikenal luas, mampu menembus pasar yang lebih besar, serta memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.(NA)
Baca Juga
- Ratusan Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Kunjungi Semen Gresik Pabrik Rembang
- Istri Wapres Selvi Ananda bersama Seruni KMP Borong Batik Tulis Lasem Binaan RB Rembang Semen Gresik
- Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
- Konsisten Pengelolaan Lingkungan, PT Semen Gresik Secara Berturut–Turut Kembali Raih Proper Hijau Ke-5
- Pastikan Operasional Tetap Aman dan Optimal, Semen Gresik Tancap Gas Gelar Gemba Management
- Semen Gresik Gelar Silaturahmi dan Halalbihalal Bersama Ratusan Karyawan dan Mitra Usaha
- Dukung Mudik Gratis 2026 Pemprov Jateng, Semen Gresik Berangkatkan Ratusan Pemudik dari Jakarta
0 Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.