Gegara Korsleting, Rumah Kayu Jati di Grobogan Ludes Terbakar

Rumah berdinding kayu beserta isinya di Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (20/4/2020) malam, ludes terbakar.

Gegara Korsleting, Rumah Kayu Jati di Grobogan Ludes Terbakar Polisi memeriksa lokasi kebakaran rumah di Desa Nglinduk, Gabus, Grobogan, Senin (20/4/2020) malam. (Semarangpos.com-Pemcam Gabus)

Semarangpos.com, PURWODADI — Kobaran api meludeskan sebuah rumah dan isinya di Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Senin (20/4/2020) malam. Pemilik rumah yang terbakar di Grobogan itu, Yulianto, mengaku menderita kerugian sekitar Rp60 juta.

Plt. Camat Gabus Widodo Joko saat dihubungi Semarangpos.com, menjelaskan peristiwa kebakaran di Dusun Nglinduk RT 002, RW 006 itu terjadi Senin sekitar pukul 19.15 WIB. Ketika api diketahui membakar bagian atap, penghuni sedang tidak berada di rumah.

“Yulianto pemilik rumah sedang mengantarkan pesanan bata ke Purwodadi. Sedang istri dan kedua anaknya sedang bertandang ke rumah orang tuanya [mertua Yulianto],” ujar Widodo.

Gadis Indigo Lihat Penghuni Bekas Kantor Semarang Seperti Film Insidious

Kendati rumah mertua Yulianto tidak terlalu jauh, namun karena semua orang itu sedang berada di dalam rumah sehingga tidak ada yang mengetahui kebakaran.  Kobaran api, lanjutnya, justru diketahui oleh Sardi, yang tinggal tak jauh dari rumah Yulianto.

Pria berusia 55 tahun tersebut saat itu tengah berjalan di depan rumah Yulianto. Ia melihat kobaran api di bagian atap. Kontan Sardi berteriak memberitahukan warga kalau rumah Yulianto terbakar. Teriakan Sardi didengar Silik Wiyanto, 35 tahun dan warga lainnya di sekitar rumah Yulianto.

Warga langsung mendatangi rumah Yulianto dan berupaya memadamkan kobaran api. Silik pun berinisiatif menghubungi Kepala Desa Nglinduk Sugiyarto. Kepala desa yang bertempat tinggal di Dusun Trembes, Desa Nglinduk langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Gabus.

Gubernur Jateng Langsung Tegur Warga Berkeliaran Tanpa Protokol Kesehatan

Polsek Gabus meneruskan laporan ke petugas pemadam kebakaran. Kesigapan warga dibantu petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api. Hanya saja, upaya mereka tidak mampu menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah.

Warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah Yulianto, di Desa Nglinduk, Gabus, Grobogan, Senin (20/0/2020) malam. (Semarangpos.com-Pemcam Gabus)
Warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah Yulianto, di Desa Nglinduk, Gabus, Grobogan, Senin (20/0/2020) malam. (Semarangpos.com-Pemcam Gabus)

Berdinding Kayu

Hal ini, menurut Plt. Camat Gabus Widodo, karena rumah saat kebakaran terjadi dalam kondisi kosong. Kemudian ketika diketahui tetangga pemilik rumah, api sudah terlanjur membesar. Apalagi rumah Yulianto yang berbentuk limasan kerangka dari kayu jati, demikian juga dinding rumahnya.

Tak Puas Kinerja Pemkot, Pemuda Semarang Ditangkap Gara-Gara Kasar di Medsos

Karena itulah api dengan cepat membakar bangunan rumah tersebut. Api, tambah Widodo, meludeskan rumah beserta perabotan yang berada di dalamnya. Akibat kebakaran rumah miliknya, Yulianto diperkirakan menderita kerugian Rp60 juta.

Anggota Polsek Gabus yang datang ke lokasi rumah yang terbakar di Grobogan itu melakukan pemeriksaan kondisi puing-puing. Kuat dugaan, lanjutnya, api yang membakar rumah Yulianto dari korsleting.

“Iya dugaannya korsleting. Yulianto dan keluarganya Selasa [21/4/2020] sudah menerima bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Grobogan,” pungkas Widodo.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.