Hadapi Penghujan, Banjarnegara Tebar Posko 24 Jam

Pemkab Banjarnegara telah melakukan rapat koordinasi terkait kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan yang dihadiri sejumlah instansi terkait. Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Banjarnegara Indarto meminta semua pihak mewaspadai potensi ancaman bencana alam, baik tanah longsor, banjir, maupun angin kencang.

Hadapi Penghujan, Banjarnegara Tebar Posko 24 Jam Foto dokumentasi ruman yang tertimbun tanah longsor di Kampung Taman Sari, Parakancanggah, Banjarnegara, Jateng. (Antara-BPBD Banjarnegara)

Semarangpos.com, BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tak henti meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan yang diprakirakan akan memasuki puncaknya pada bulan Januari mendatang. BPBD Banjarnegara menebar posko 24 jam secara sistematis.

“Kesiapsiagaan terus ditingkatkan. BPBD Banjarnegara juga telah mempersiapkan posko 24 jam,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Andri Sulistyo, di Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (26/11/2019).

Dia menjelaskan Pemkab Banjarnegara telah melakukan rapat koordinasi terkait kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan yang dihadiri sejumlah instansi terkait. Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Banjarnegara Indarto meminta semua pihak mewaspadai potensi ancaman bencana alam, baik tanah longsor, banjir, maupun angin kencang.

Setidaknya ada lima kecamatan di Banjarnegara yang dinilai rawan menghadapi tanah longsor, yakni Wanayasa, Banjarmangu, Susukan, Pagentan, dan Punggelan. “Sebetulnya, di Banjarnegara ada 199 desa rawan bencana longsor namun pada saat ini kami prioritaskan pemantauan di desa-desa yang ada di lima kecamatan tersebut,” terangnya.

BPBD Banjarnegara meminta masyarakat di wilayah rawan longsor meningkatkan kewaspadaan. “Masyarakat agar tidak panik menghadapi peningkatan curah hujan namun harus tetap waspada dan selalu berdoa, agar kondisi tetap aman terkendali,” pinta Andri.

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie juga kembali mengingatkan masyarakat di wilayah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem. “BMKG terus mengingatkan agar tingkatkan kewaspadaan terutama saat terjadi hujan dengan durasi yang cukup lama karena dikhawatirkan memicu bencana,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.