Tutup Iklan

Keluarga di Sukoharjo Dibantai, Begini Posisi 4 Jasad…

Satu keluarga yang terdiri atas empat orang di Sukoharjo, Jawa Tengah dibantai hingga tewas bersimbah darah di rumah mereka. Mereka diduga korban perampokan.

Keluarga di Sukoharjo Dibantai, Begini Posisi 4 Jasad… Mendiang Suranto semasa masih hidup. (Semarangpos.com-Istimewa)

Semarangpos.com, SUKOHARJO — Pembunuhan sadis terjadi terhadap satu keluarga yang terdiri atas empat orang di Sukoharjo, Jawa Tengah.  Berdasarkan fakta raibnya mobil Toyota Avanza warna putih, muncul spekulasi keluarga pengelola usaha rental atau persewaan mobil di Sukoharjo itu yang tewas dibantai dalam perampokan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com–induk media Semarangpos.com–dari berbagai sumber, Sabtu (22/8/2020) pagi, kepala keluarga malang itu bernama Suranto, 42, seorang pengusaha rental mobil. Ia dan istrinya yang bernama Sri Handayani atau Handa, 36, ditemukan tewas bersimbah darah di ruang keluarga, Jumat (21/8/2020) malam.

Sementara itu, jasad kedua anak mereka yang bernama Rafael, 10, dan Dinar, 5, ditemukan dalam kamar. Berdasarkan penelusuran terhadap sejumlah saksi mata, aktivitas keluarga Suranto di rumah mereka sudah tidak tampak lagi sejak Selasa (18/8/2020) malam.

Ditangkap Karena Aku Ora Percoyo Korona Viral, Bobyndavidson Akhirnya Bebas…

Suranto terakhir diketahui bepergian bersama seorang temannya pada Rabu (19/8/2020) malam. Mereka sempat mampir ke rumah tetangga dan mengobrol dengan tetangga itu saat malam 1 Sura lalu. “Saya sempat ngobrol dengan korban namun hanya sebentar. Dia bersama temannya. Namun, bukan warga Desa Duwet,” ungkap seorang warga, Agung.

Sementara itu, rekanan korban yang juga pengusaha rental mobil, Afla Haidar, mengaku kali terakhir berkontak dengan Suranto via Whatsapp pada Selasa (18/8/2020). Saat itu, korban memesan mobil Hiace untuk mengantar pelanggan ke Jogja. Namun, Rabu malam, Afla sudah tak bisa menghubungi korban lagi, padahal ia sudah memesan mobil yang hendak dipakai.

Lacak Bau Menyengat

Singkat cerita, Kamis (20/8/2020) keesokan harinya, Afla mengutus anak buahnya untuk mengecek korban di rumahnya. Setelah dicek, dipastikan bahwa sudah tidak ada lagi mobil di rumah korban. Hanya terlihat ada satu sepeda motor di rumah tersebut. Sementara itu, pelanggan pemesan mobil juga mencari korban lantaran tak kunjung mendapatkan kepastian pinjaman mobil.

Inilah 5 Pemimpin Wanita di Alam Gaib Indonesia, Salah Satunya Nyai Rara Kidul

Berdasarkan kesaksian, Farida, salah seorang tetangga Suranto, tetangganya itu selain menyewakan mobil juga kerap mencari penumpang seperi saat ia bekerja sebagai driver taksi online. “Mobil Avanza putih ikut hilang. Mungkin dibawa pelaku,” duga Farida, Sabtu.

Raibnya Suranto dari pantauan warga selama beberapa hari memang tidak terlalu menarik perhatian. Namun, bau menyengatlah yang dari arah rumah korban, Jumat antara pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB, membuat kecurigaan mereka timbul.

Pembina Untung Suropati Rescue 79 Desa Gonilan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Jateng, Budi AJM, yang terlibat langsung dalam proses evakuasi jasad keluarga yang dibantai di Baki, Sukoharjo itu. Dia menceritakan kronologi penemuan mayat keluarga Suranto tersebut.

Pernyataan Ironis Gus Mus: Apakah Pemkab Rembang Tak Punya Bendera?

Dihubungi Solopos.com, Sabtu dini hari, Budi menceritakan penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan warga. Penemuan mayat empat orang sekeluarga itu kemudian mereka laporkan ke aparat terkait. Polisi dan sukarelawan termasuk dari Untung Suropati Rescue 79 langsung datang ke lokasi untuk proses evakuasi.

“Tiga jenazah diangkut mobil ambulans kami [Untung Suropati Rescue 79], satu lagi pakai mobil ambulans OBS [Orang Baik Solo],” ungkap Budi. Keempat jasad itu segera dibawa ke RSUD dr. Moewardi untuk proses penyelidikan lebih lanjut demi memastikan penyebab kematian mereka.

Tarik Perhatian Warga

Kabar penemuan mayat keluarga yang dibantai di Sukoharjo itu pun segera menyebar dan memicu kehebohan sebagian warga. Mereka antusias mendatangi rumah keluarga Suranto demi mencari tahu hal ikhwal dugaan pembunuhan itu. Tak sedikit warga luar Desa Duwet, Baki, Sukoharjo, yang ikut berkerumun di sekitar lokasi kejadian di rumah Suranto lantaran penasaran.

Sempat Telanjang Karena Sakit, Wanita Jepara Baru Ditolong Setelah Viral

Masyarakat berkumpul di simpang empat sisi utara rumah Suranto. Sebagian pengguna jalan langsung memarkirkan sepeda motor dan mendokumentasikan lokasi rumah korban dengan ponsel.

Seorang warga Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Ahmadi, mengaku kerap melewati rumah korban. Dia datang menonton setelah mendengar kabar adanya satu keluarga yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumah itu. “Saya penasaran saja karena sering lewat rumah korban. Kali terakhir, saya lewat rumah korban pada satu pekan lalu,” kata dia, Sabtu.

Ahmadi dan puluhan warga berkumpul sembari mengorek informasi. Berdasar pengamatan, rumah keluarga Suranto tergolong bagus di bandingkan rumah-rumah lain di sekelilingnya. Rumah tersebut seluas lebih dari 100 meter yang memiliki taman di bagian teras. Beberapa pasang sandal terlihat berserakan di depan pintu utama. Sementara pintu gerbang besi terkunci rapat dan dipasang garis polisi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.