Ketua DPRD Jateng Sumanto Tekankan Pentingnya Mitigasi untuk Kurangi Dampak Bencana
Ketua DPRD Jateng Sumanto mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya bencana tanah longsor di Cilacap dan Purbalingga yang menelan banyak korban jiwa.
Ketua DPRD Jateng Sumanto mendorong perlunya pemetaan kawasan rawan bencana yang lebih detail. (Istimewa) Semarangpos.com, SOLO-Ketua DPRD Jateng Sumanto mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya bencana tanah longsor di Cilacap dan Purbalingga yang menelan banyak korban jiwa. Ia menekankan pentingnya penguatan mitigasi bencana agar bencana serupa tak terjadi atau dapat diminimalkan pada masa mendatang.
Menurut Sumanto, dengan kondisi geografis yang beragam, Jateng memang kerap mendapatkan julukan supermarket bencana. Mulai dari banjir dan rob di daerah pesisir, hingga gempa bumi dan tanah longsor di wilayah pegunungan. Kondisi tersebut tentu menuntut kewaspadaan semua pihak, termasuk masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana. Selain itu, dampak perubahan iklim juga membuat bencana lebih sering terjadi.
“Perlu ada mitigasi yang betul-betul dimaksimalkan. Wilayah mana saja yang punya potensi longsor kan sebenarnya kita sudah tahu. Para pemangku kepentingan juga perlu bekerja lebih keras dalam mitigasi, termasuk DPRD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” katanya saat menjadi narasumber talkshow Aspirasi Jawa Tengah Bencana Mengancam Apa yang Dilakukan di Studio TATV Solo, belum lama ini.
Ia menambahkan, mitigasi perlu dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak buruk dari bencana. Baik melalui pembangunan fisik maupun peningkatan kesadaran dan kemampuan masyarakat. Tujuannya untuk meminimalkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, dan kerugian harta benda.
Baca Juga: Setujui APBD 2026, DPRD Jateng Fokus Pertahankan Lumbung Pangan Nasional
Ketua DPRD Jateng Sumanto mendorong perlunya pemetaan kawasan rawan bencana yang lebih detail. Selain itu, perlu perbaikan tata kelola lahan, dan peningkatan edukasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di lereng-lereng perbukitan. Sebab warga sekitar banyak yang belum mengetahui dan waspada dengan tanda-tanda bakal terjadinya tanah longsor.

“Perlu ada penanganan khusus terhadap tanah-tanah yang berpotensi bergerak. Early warning system juga perlu diperkuat. Ke depan, potensi terjadinya bencana di wilayah-wilayah rawan ini pasti masih ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia meminta pemerintah mereloksi warga terdampak bencana tanah longsor tersebut ke lokasi yang layak. Warga juga perlu diberi edukasi agar tak tinggal di lokasi rawan bencana.
“Saya rasa apa yang sudah dilakukan berbagai pihak di lokasi tanah longsor Cilacap dan Banjarnegara sudah cukup bagus. Semua pihak bahu-membahu turun tangan. Mulai dari TIm SAR, Pemda, ormas, partai politik, hingga relawan. Saya berharap pemerintah menyediakan tempat relokasi yang layak dan tak terlalu jauh dari tempat warga mencari nafkah,” katanya.
Baca Juga: Ketua DPRD Jateng Sumanto Ingatkan UMKM Perlu Tingkatkan Daya Saing
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Bergas Catursasi memastikan bantuan logistik untuk warga yang terdampak longsor tercukupi. Termasuk logistik di dua titik pengungsian. Menurut Bergas, sebagian warga masih khawatir untuk pulang ke rumah masing-masing. Sebagian dari mereka sementara menumpang di rumah saudara , ada di desa setempat atau tetangga desa. Ia mengimbau warga di lokasi bencana tetap waspada.
“Warga, terutama yang tinggal di daerah-daerah rawan bencana tetap perlu waspada. Sebab saat ini curah hujan masih tinggi,” ujarnya. (NA)
Baca Juga
- Ketua DPRD Jateng Apresiasi EK View Agroedupark Jadi Destinasi Wisata Penggerak Pertanian
- Jogo Kali di Jatiyoso, Ketua DPRD Jateng Sumanto Ingatkan Dampak Musim Kemarau Panjang
- Temu Tani di Jatisawit, Ketua DPRD Jateng Sumanto Soroti Mandeknya Regenerasi Petani
- Sumanto Soroti Minimnya Regenerasi Petani, Ingatkan Bahaya Menjual Sawah Warisan
- Ketua DPRD Jateng Sumanto Ajak Masyarakat Jaga Fungsi Ekologis Kawasan Hulu
- Sumanto Ajak Warga Desa Paseban Kembangkan Potensi Pertanian dan Pariwisata
- Sejumlah Daerah Mulai Krisis Air, Sumanto Minta Pemprov Jateng Antisipasi Dampak Kemarau
0 Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.