ODP Virus Corona Semarang Dapat Sembako Gratis

Pemkot Semarang akan memberikan paket sembako gratis bagi warganya yang masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) virus corona.

ODP Virus Corona Semarang Dapat Sembako Gratis Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Antara-I.C. Senjaya)

Semarangpos.com, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan memberikan paket sembilan bahan pokok (sembako) bagi warganya yang masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) virus corona.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengaku pemberian sembako gratis itu bertujuan agar ODP fokus untuk menjalani karantina atau isolasi secara mandiri selama 14 hari, serta tidak berinteraksi dengan orang lain atau physical distancing.

“Untuk memenuhi kebutuhan ODP selama masa karantina diri, kita kirimkan sembako gratis,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi itu, Kamis (27/3/2020).

Wali Kota Semarang Modifikasi Rumah Dinas jadi Kamar Isolasi Covid-19

Hendi menambahkan sembako gratis rencana juga diberikan kepada warga yang mengalami kesulitan mencari nafkah karena dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

“Ada dua prioritas penerima sembako gratis. Pertama, yang dikarantina karena masuk kategori ODP, sehingga tidak boleh keluar rumah. Kedua, warga yang kesulitan bekerja, karena usaha sepi. Nanti akan didata oleh lurah, diteruskan ke camat, dan dilaporkan ke posko,” jelas Hendi.

Hendi mengatakan paket sembako gratis itu juga merupakan hasil sumbangan dari sejumlah stakeholder di Kota Semarang.

6 Kasus Positif Corona Ditemukan, Semarang Belum Tetapkan Status Darurat

“Di posko kami yang ada di PIP Balai Kota Semarang, banyak stakeholder yang memiliki kepedulian juga membantu. Ada yang beri telur, minyak goreng, mi instan, dan lain-lain,” tutur Hendi.

Jumlah ODP

Hendi mengatakan pendemi Covid-19 bukan hanya mengenai medis. Tapi, juga memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.

IDI Jateng Desak Pemprov Beri Data Terperinci Sebaran Virus Corona

Hendi menambahkan hingga saat ini jumlah ODP di Kota Semarang mulai menunjukkan tren menurun. Jika sebelumnya jumlah ODP mencapai 1.309 orang, kini menyusut menjadi 776 orang.

Hal itu sesuai dengan data yang tercantum pada laman resmi Pemkot Semarang untuk penanggulangan virus corona di siagacorona.semarangkota.go.id.

Seusia data di website itu, jumlah ODP di Semarang hingga Jumat (27/3/2020) pukul 19.30 WIB tercantum 776 orang. Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 117 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan positif mencapai 20 orang, di mana 1 pasien di antaranya meninggal dunia.

“Kita terus pantau [ODP] agar tidak beraktivitas di luar rumah. Kalau dalam pemantauan menunjukkan masalah kesehatan akan langsung diisolasi,” tegas Hendi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.