Tutup Iklan

Polda Jateng Klaim Pelanggaran Lalu Lintas Turun, Tapi Tilang Naik

Pelanggaran lalu lintas di Jateng mengalami tren penurunan sepanjang 2020, atau turun 15% dibanding periode sebelumnya pada 2019.

Polda Jateng Klaim Pelanggaran Lalu Lintas Turun, Tapi Tilang Naik Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2020 di lapangan Mapolda Jateng, Kota Semarang, Kamis (23/7/2020). (Semarangpos.com-Bidhumas Polda Jateng)

Semarangpos.com, SEMARANG — Kepolisian Daerah Jawa Tengah atau Polda Jateng mengklaim pelanggaran lalu lintas di wilayahnya mengalami penurunan sepanjang 2020.

Data yang diperoleh Semarangpos.com, selama Januari-Juni 2020 total pelanggaran lalu lintas di Jateng mencapai 675.446 kasus. Jumlah ini mengalami penurunan sekitar 15% dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni 777.580 kasus.

Meski demikian, jumlah pelanggaran itu berbanding terbalik dengan banyaknya surat bukti pelanggaran (tilang) yang dikeluarkan Polda Jateng.

Polda Jateng Panen Raya Padi di Sawah 265 Ha

Jumlah surat tilang yang dikeluarkan pada tahun ini justru lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Jumlah surat tilang yang dikeluarkan selama Januari-Juni 2020 mencapai 435.860 lembar, atau 10% lebih banyak dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni 390.711 lembar.

Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, berharap kasus pelanggaran lalu lintas di Jateng bisa terus ditekan. Salah satu upaya menekan pelanggaran lalu lintas itu diwujudkan melalui Operasi Patuh Candi yang digelar mulai 23 Juli-5 Agustus 2020.

“Operasi Patuh Candi ini dimaksudkan menertibkan masyarakat. Terutama dalam rangka adaptasi kehidupan baru atau new normal,” ujar Luthfi saat menggelar apel di Mapolda Jateng, Kamis pagi.

Luthfi meminta jajrannya mengedepankan aspek preemtif dan preventif dalam menjalankan tugas.

“Contoh kalau ada warga tidak mengenakan masker diingatkan, tidak memakai helm kita ingatkan. Pelanggaran yang sifatnya berdampak bagi keselamatan lalu lintas baru kita tindak tegas,” imbuh Kapolda Jateng.

Klaster Ponpes Mengancam, Gus Yasin Ajak Santri Terapkan Salaman Bil Qolbi

Total ada sekitar 2.600 personil Polda Jateng yang akan diterjunkan dalam Operasi Patuh Candi 2020. Mereka akan menjalankan tugas juga dengan mengedepankan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, sarung tangan, dan lain-lain.

Persuasif humanis

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol. Arman Achdiat, mengaku akan menjalankan instruksi Kapolda Jateng.

Ia akan menginstruksikan jajarannya untuk melakukan tindakan tegas kepada pengendara yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Misal berkendara ugal-ugalan, tidak mengenakan helm, dan berkendara dengan kecepatan tinggi. Kita akan tindak tegas. Di luar itu, kami tetap persuasif humanis,” ujar Arman.

Arman juga meminta jajarannya untuk memperingatkan pengendara yang berkerumun di tempat keramaian. Hal itu sebagai pencegahan penularan Covid-19.

“Jangan kumpul-kumpul di tempat keramaian dalam waktu yang lama,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.