PT Semen Gresik Kucurkan Rp1,05 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan 6 Desa Sekitar Perusahaan
PT Semen Gresik Pabrik Rembang kembali menyalurkan bantuan kluster infrastruktur melalui kegiatan Forum Masyarakat Madani (FMM) dengan total Rp 1,05 miliar ke enam desa di sekitar perusahaan.
Tim CSR PT Semen Gresik melakukan monitoring & evaluasi (Monev) program FMM bidang infrastruktur pengaspalan jalan di desa Kadiwono, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.(Istimewa)
Semarangpos.com, REMBANG – PT Semen Gresik Pabrik Rembang kembali menyalurkan bantuan kluster infrastruktur melalui kegiatan Forum Masyarakat Madani (FMM) dengan total Rp 1,05 miliar ke enam desa di sekitar perusahaan. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Empat desa penerima bantuan tersebut meliputi Desa Tegaldowo, Kadiwono, Pasucen, Timbrangan, Kajar di Kabupaten Rembang, serta Desa Ngampel di Kabupaten Blora. Bantuan difokuskan pada pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan desa yang menjadi akses penting bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Program FMM yang dijalankan PT Semen Gresik tidak hanya menyasar kluster infrastruktur, tetapi juga mencakup kluster pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif serta kluster sosial budaya.
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Sulistyono, mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan melalui program FMM khususnya di bidang infrastruktur dapat memberikan dampak secara berkelanjutan serta meningkatkan perekonomian masyarakat di desa-desa sekitar perusahaan.
“Bantuan tersebut masing-masing dialokasikan sebesar Rp 300 juta untuk Desa Tegaldowo, Rp 150 juta untuk Desa Kadiwono, Rp 150 juta untuk Desa Kajar, Rp 150 juta untuk Desa Pasucen, Rp 150 juta untuk Desa Timbrangan, dan Rp 150 juta untuk Desa Ngampel,” terang Sulistyono.
Ia menambahkan, program FMM merupakan bukti nyata komitmen PT Semen Gresik dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur desa yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 9 yaitu membangun infrastruktur yang tangguh.
“Target utama perusahaan adalah mampu menjadi faktor pendukung pembangunan desa yang melibatkan masyarakat secara partisipatif, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Dengan demikian, diharapkan tercipta ekosistem sosial yang sehat, peningkatan ekonomi masyarakat, serta terwujudnya desa yang berdaulat,” pungkas Sulistyono.
Program FMM PT Semen Gresik sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Dukungan pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat serta menjadikan desa sebagai pusat pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga
- Didampingi Rumah BUMN Semen Gresik, UMKM Soya Hargro di Rembang Tumbuh 7 Kali Lipat
- Ratusan Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Kunjungi Semen Gresik Pabrik Rembang
- Istri Wapres Selvi Ananda bersama Seruni KMP Borong Batik Tulis Lasem Binaan RB Rembang Semen Gresik
- Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
- Konsisten Pengelolaan Lingkungan, PT Semen Gresik Secara Berturut–Turut Kembali Raih Proper Hijau Ke-5
- Pastikan Operasional Tetap Aman dan Optimal, Semen Gresik Tancap Gas Gelar Gemba Management
- Semen Gresik Gelar Silaturahmi dan Halalbihalal Bersama Ratusan Karyawan dan Mitra Usaha
0 Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.