Tutup Iklan

Terungkap, Ketua DPRD Jepara Meninggal Akibat Covid-19

Ketua DPRD Jepara, Jawa Tengah (Jateng), Imam Zusdi Ghozali, meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, karena terinfeksi Covid-19.

Terungkap, Ketua DPRD Jepara Meninggal Akibat Covid-19 Kabar duka Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Imam Zusdi Ghozali, yang dikabarkan pada Instagram. (Instagram @dprdjepara)

Semarangpos.com, JEPARA — Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), Imam Zusdi Ghozali, yang meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Sabtu (1/8/2020) ternyata terpapar Covid-19.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Jepara, Fakhrudin.

“Iya almarhum terkonfirmasi positif Covid-19 dengan komorbiditas atau penyakit penyerta berupa diabetes melitus,” kata Fakhrudin dikutip dari laman berita Antara, Sabtu.

Kabar Duka, Ketua DPRD Jepara Tutup Usia

Ketika ditanya soal apakah akan ada tes cepat (rapid test) Covid-19 terhadap anggota dewan yang pernah kontak dengan almarhum, kata dia, sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 pelaksanaan rapid test tidak direkomendasikan.

Sementara langkah antisipasi penurunan kasus virus corona di Jepara, kata dia, berupa penguatan penegakan hukum dan memfasilitasi tempat isolasi atau karantina.

Wakil Ketua DPRD Jepara Pratikno mengungkapkan almarhum sebelumnya memang melakukan kunjungan kerja ke Gresik, Jawa Timur pada tanggal 26 Juli 2020, selang dua hari pulang ke Jepara.

Dalam rangka antisipasi, maka kantor DPRD Jepara dilakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan.

Kemudian dilakukan penelusuran kontak erat, terutama yang pernah kontak langsung dengan almarhum sebelum meninggal.

“Saat ini sudah ada yang diminta melakukan isolasi mandiri. Kami juga meminta bantuan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara untuk dilakukan tes usap tenggorokan terhadap kontak erat dengan almarhum,” ujarnya.

Dimakamkan di Jepara

Ia memperkirakan sejak 10 hari terakhir sebelum meninggal, memang tidak pernah datang ke DPRD, namun tugas sebagai pimpinan dewan masih tetap dijalankan.

Tenaga Kesehatan Jepara Meninggal Akibat Covid-19 Jadi 4 Orang

“Informasi yang saya peroleh, almarhum sempat dikabarkan sakit. Sempat dilakukan tes usap tenggorokan, namun tidak mengetahui hasilnya,” ujarnya.

Sementara terkait perawatan di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, kata dia, memang almarhum sengaja melakukan pengobatan di rumah sakit tersebut. Ia mengaku ikut berbelasungkawa dan berdoa semoga almarhum husnulkhatimah.

“Saya bersama jajaran pimpinan DPRD Jepara juga akan memberikan penghormatan terakhir sebelum dimakamkan karena informasinya jenazahnya dalam perjalanan menuju Jepara malam ini (1/8),” ujarnya.

Informasinya, jenazah almarhum disalatkan di Desa Ngasem, Kecamatan Batealit, Jepara, dengan posisi jenazah tetap di dalam mobil. Kemudian, jenazah akan dimakamkan di Desa Wedelan, Kecamatan Bangsri, Jepara.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Komentar Ditutup.