Warung di Semarang Ini Cukup Dibayar Sampah

Makan dan minum di Warung Pojok Mbah Min di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Jatibarang Semarang minta dibayar dengan sampah.

Warung di Semarang Ini Cukup Dibayar Sampah Sarimin, pengelola warung yang pembayarannya menggunakan sampah plastik di Kota Semarang. (Antara-Chelsea Venda)

Semarangpos.com, SEMARANG — Warung Pojok Mbah Min di sekitar kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Jatibarang, Kota Semarang menerapkan langkah pelestarian lingkungan hidup. Pembeli yang ingin makan dan minum di tempat itu cukup membayar dengan sampah.

Pemilik warung pojok itu, Sarimin, mengatakan warung yang pembayarannya menggunakan sampah plastik ini kali pertama dibuka pada 2016. “Diberi ide oleh Kepala TPA Jatibarang untuk buka warung semacam ini,” katanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2020).

Mekanismenya, kata dia, sampah yang dibawa cukup ditukar dengan makanan yang dijual di warung tersebut. “Hitungannya, 20 kg dihargai Rp14.000. Nanti bisa dapat makanan yang seharga sampah yang dibawa,” katanya.

2 Gadis Indigo Akui Taman Wonderia Semarang Tak Pernah Sepi

Menurut dia, banyak pemulung dan sopir truk pengangkut sampah yang makan di warungnya itu. Bahkan, lanjut dia, jika ramai pengunjung, sampah yang terkumpul bisa mencapai 1 ton setiap harinya.

Sarimin sendiri memiliki pengepul sampah langganan yang biasa mengambil sampah-sampah plastik hasil uang pembayaran itu. Selain sampah plastik, Sarimin juga menerima pembayaran dengan sampah kertas maupun kardus.

Kantor Berita Antara menyaksikan kesadaran pelestarian hidup Mbah Min sebagai pengelola warung yang minta sampah di Semarang itu sangat tinggi. Ia mengaku semangatnya untuk menjalankan usaha warung yang bisa dibayar dengan sampah ini sebagai salah satu upaya membantu pengurangan sampah, khususnya plastik.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.