Tutup Iklan

Duh, Sudah 3 Anggota DPRD Jateng Meninggal Akibat Covid-19

Sebanyak tiga orang legislator atau anggota DPRD Jawa Tengah atau Jateng meninggal dunia akibat terpapar virus corona atau Covid-19.

Duh, Sudah 3 Anggota DPRD Jateng Meninggal Akibat Covid-19 Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto. (Semarangpos.com-Staf Ahli DPRD Jateng)

Semarangpos.com, SEMARANG — Kasus persebaran Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng) semakin mengganas. Tak hanya masyarakat biasa yang terpapar virus tersebut, tapi juga kalangan pejabat seperti anggota DPRD Jateng.

Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto, bahkan menyebut sudah ada tiga anggota DPRD Jateng yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

“Di DPRD Jateng [Covid-19] sudah memakan 3 orang anggota meninggal dunia. Selain itu, beberapa orang harus dirawat di rumah sakit. Ini harus diperhatikan sungguh-sungguh,” ujar Bambang kepada wartawan di Semarang, Jumat (4/12/2020).

Ketua DPRD Jateng Sebut 27 Siswa SMK Negeri Jateng Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Minta Disetop

Bambang tidak menyebutkan secara detail tiga legislator yang meninggal akibat Covid-19. Meski demikian, informasi yang diperoleh Semarangpos.com menyebutkan tiga anggota DPRD Jateng yang meninggal adalah Syamsul Bahri dan Siti Ambar Fathonah dari Fraksi Partai Golkar dan Romli Mubarok dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Mencermati masifnya kasus positif Covid-19 di Jateng, Bambang pun meminta agar jajaran Pemerintah Provinsi atau Pemprov Jateng lebih gencar dalam melakukan edukasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan.

“Edukasi soal protokol kesehatan harus lebih masif dilakukan agar masyarakat selalu menerapkan 3M,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Bambang Krebo itu juga meminta Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, untuk tidak kendur dalam melakukan upaya penerapan protokol kesehatan di seluruh wilayah.

Akhir Tahun, Saloka Theme Park Gelar Undian Mobil

Seluruh bupati dan wali kota juga diminta tidak kendur dalam menyosialisasikan 3M.

Selain itu, seluruh kantor baik pemerintah maupun swasta juga diminta memperketat pelaksanaan protokol kesehatan karena kecenderungan yang terjadi saat ini banyak pegawai kantor yang terinfeksi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Komentar Ditutup.