Komunitas Pencinta Alam Temukan 3 Jebakan Satwa di Gunung Merbabu

Komunitas Pencinta Alam (KPA) Pinoes menemukan tiga jebakan hewan di Gunung Merbabu.

Komunitas Pencinta Alam Temukan 3 Jebakan Satwa di Gunung Merbabu Anggota Komunitas Pencinta Alam (KPA) Pinoes saat menggelar kegiatan bersih sungai di lereng Gunung Merbabu, Kopeng, Kabupaten Semarang, Selasa (31/12/2019). (Semarangpos.com-KPA Pinoes)

Semarangpos.com, UNGARAN – Anggota Komunitas Pencinta Alam Pinoes, Selasa (31/12/2019), menggelar kegiatan bersih sungai di sisi utara lereng Gunung Merbabu, Kopeng, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. KPA Pinoes memergoki tiga jebakan satwa di kawasan atas Umbul Songo itu.

Jebakan itu pun langsung diserahkan kepada pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu. “Dari pembersihan tahap pertama ini, kami menemukan tiga jebakan hewan,” ujar Koordinator KPA Pinoes, Suryo Sigit, kepada Semarangpos.com, Selasa siang.

Sigit menyebutkan jebakan hewan yang berhasil di amankan itu dua di antaranya untuk menangkap ayam hutan dan satu untuk landak atau trenggiling. “Jebakan hewan itu berada dalam lokasi yang tidak jauh jaraknya. Letaknya semua ada di pinggir sungai, bukan di jalur pendakian. Kalau di jalur pendakian, pasti ketahuan warga atau pendaki,” imbuh Sigit.

Sigit pun mengaku prihatin dengan adanya jebakan hewan itu. Selain mengganggu ekosistem satwa di hutan Gunung Merbabu, jebakan itu bisa membahayakan para pendaki maupun warga.

“Siapa yang memasang, kami tidak tahu. Tapi, lebih baik jangan lagi ada perburuan baik diracun, tembak, maupun dengan jabakan karena bisa merusak ekosistem di Gunung Merbabu. Rantai makanan bisa rusak jika salah satu hewan terus diburu. Ini lingkungan bisa rusak,” tegas Sigit.

Sementara itu terkait kebersihan sungai, Sigit mengaku kondisi sungai di lereng Gunung Merbabu saat ini mulai kotor. Padahal, air sungai di lereng Gunung Merbabu digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.