Visa Umrah Disetop, Gubernur Jateng Desak Kemenag Sosialisasi

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mendesak Kemenag melakukan sosialisasi kepada jemaah umrah.

Visa Umrah Disetop, Gubernur Jateng Desak Kemenag Sosialisasi Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo. (Dok. Solopos)

Semarangpos.com, SEMARANG – Kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara visa umrah guna mengantisipasi bahaya virus corona, membuat jemaah dari Indonesia cemas. Banyak yang khawatir akan mendapat biaya tambahan saat penghentian visa umrah itu dicabut.

Menyikapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, pun meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk melakukan sosialisasi, termasuk memastikan calon jemaah tidak akan dikenai biaya tambahan.

Hal itu disampaikan Ganjar seusai melantik 170 kepala sekolah menengah atas (SMA)/SMK dan SLB negeri di Gradhika Bhakti Praja, Jumat (28/2/2020). Menurutnya, komunikasi sangat penting agar para calon jemaah umrah tidak waswas.

10 Bus Tingkat Buatan Jateng Diekspor ke Bangladesh

“Saya minta kepada Kemenag untuk komunikasi dengan para penyelenggara ibadah haji dan umrah, serta calon jemaahnya. Sampaikan apa yang sebenarnya terjadi agar semua tenang,” kata dia.

Ganjar juga meminta Kanwil Kemenag Jateng untuk aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Sebab sampai saat ini, keputusan penghentian ibadah umrah itu masih simpang siur.

“Semua harus aktif agar tahu keputusan akhirnya seperti apa. Kan kita belum tahu keputusan dari Kerajaan Arab Saudi seperti apa, termasuk dari Kementerian Luar Negeri. Kemenlu sampai saat ini masih bicara dan mencari solusi terbaik,” imbuhnya.

Ada yang Menempeli Sutradara Billy Christian di Lawang Sewu

Selain itu, Kemenag lanjut Ganjar juga diminta memastikan tidak ada biaya tambahan yang dikenakan kepada para calon jemaah akibat penghentian ini. Dirinya khawatir, akibat masalah ini, para calon jemaah dirugikan.

“Jangan sampai nanti ada konsumen yang dirugikan. Kemenag harus hadir sebagai representasi negara. Maka saya minta Kanwil Kemenag Jateng segera turun untuk koordinasi dengan penyelenggara ibadah haji dan umrah serta sosialisasi kepada para jemaah agar tidak ada yang dirugikan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Arab Saudi melakukan penghentian sementara perjalanan ibadah umrah. Hal itu dilakukan untuk menanggulangi penyebaran virus corona atau Covid-19 masuk ke negaranya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.