30 Tempat Wisata di Kota Semarang Sudah Tak Sabar Terima Wisatawan

Sejumlah tempat wisata di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mulai bersiap untuk kembali beroperasi atau menerima wisatawan di masa pandemi Covid-19.

30 Tempat Wisata di Kota Semarang Sudah Tak Sabar Terima Wisatawan Klenteng Sam Poo Kong di Semarang, Jateng, menjadi objek wisata favorit wisatawan saat libur Tahun Baru Imlek. (Antara-R. Rekotomo)

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 30 tempat wisata di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) rupanya sudah tidak sabar menerima kunjungan wisatawan.

Sebenarnya, seluruh objek wisata di Kota Semarang sudah diizinkan beroperasi di tengah pandemi Covid-19 mulai Senin (22/6/2020). Hal itu merujuk pada keputusan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, yang melonggarkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) mulai 22 Juni-8 Juli 2020.

Meski demikian, menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pengelola objek wisata agar tempatnya diizinkan kembali beroperasi.

Salah satu syarat itu yakni lolos pengecekan dan rekomendasi dari Disbudpar Kota Semarang.

“Hingga hari ini kebetulan belum ada yang buka. Untuk buka, mereka harus mengajukan surat lebih dulu ke kami. Total, sampai saat ini baru 30 tempat wisata yang sudah mengajukan,” jelas Indriyasari kepada Semarangpos.com, Selasa (23/6/2020).

Setelah pengelola objek wisata mengajukan surat untuk kembali beroperasi, Disbudpar Kota Semarang akan melakukan pengecekan. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui apakah tempat wisata itu sudah benar-benar siap menerima wisatawan di masa pandemi Covid-19.

“Kesiapannya ya seperti menerapkan protokol kesehatan, antara lain mewajibkan pengunjung memakai masker, melakukan pembatasan jarak, dan menyediakan hand sanitizer. Selain itu, mereka juga harus membatasi jumlah kunjungan wisatawan. Tidak boleh lebih dari 50% kapasitas tempat wisatanya,” jelas perempuan yang akrab disapa Iin itu.

Iin menyarankan agar pengelola objek wisata melakukan simulasi sebelum resmi beroperasi. Bukti berupa video atau foto simulasi nanti bisa dikirimkan ke Disbudpar Kota Semarang.

“Sebetulnya ada beberapa tempat wisata yang sudah melakukan simulasi. Tapi, bisa juga simulasi dilakukan saat dilakukan pengecekan oleh Disbudpar Kota Semarang,” tuturnya.

Tunggu rekomendasi

Sementara itu, sejumlah pengelola tempat wisata di Semarang mengaku bersiap membuka objek wisatanya. Mereka pun siap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemkot Semarang.

General Manager Sam Poo Kong, Anandita Rinaldie, mengatakan masih menunggu rekomendasi dari Pemkot Semarang untuk bisa buka kembali.

“Untuk sementara ini kami belum buka karena sedang menunggu surat rekomendasi dari Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Semarang,” kata Anandita.

Sambil menunggu rekomendasi itu, Anandita mengaku sudah melakukan sederet persiapan. Mulai dari penyemprotan disinfektan secara berkala, posko kesehatan, hingga alat pelindung diri (APD) bagi petugas.

“Kami sedang proses mendapatkan surat, tentunya ada syarat yang perlu kami penuhi yaitu standar dari prosedur kesehatan,” ungkapnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.