Gubernur Jateng Usul Perguruan Tinggi Dibuka Lebih Dulu
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengusulkan agar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dimulai di jenjang perguruan tinggi.
Ilustrasi kegiatan perkuliahan. (Dok. Harian Jogja/Bisnis Indonesia) Semarangpos.com, SEMARANG – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengusulkan agar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka pada masa pandemi Covid-19 dimulai lebih dulu di tingkat perguruan tinggi.
Hal itu disampaikan Ganjar di sela mendampingi Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartanto, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Semarang, Rabu (10/3/2021).
“Sudah kita bicarakan dengan pak Menko juga persiapan sekolah masuk. Kita persiapkan dengan baik, simulasinya. Kita mungkin akan memulai dari perguruan tinggi [kegiatan belajar tatap muka],” ujar Gubernur Jateng di sela kegiatan.
Baca juga: Cek Vaksinasi Ulama & Tokoh Agama di Semarang, Jokowi Puji Langkah Jateng
Ganjar menambahkan jika nanti pembelajaran tatap muka (PTM) kembali dibuka sebaiknya tidak langsung secara menyeluruh. Siswa yang diizinkan masuk jumlahnya dibatasi dan tidak semua.
“Mungkin kalau bisa dimulai agak awal dengan persentase yang masuk sedikit, bisa lebih baik,” imbuh Ganjar.
Vaksinasi
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, mengusulkan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah bisa dimulai Juli nanti. Sebagai persiapan, Nadiem mengusulkan agar tenaga pendidikan atau guru divaksin Covid-19 lebih dulu.
Ganjar belum memberikan keputusan atas usulan Mendikbud tersebut. Meski demikian, beberapa daerah di Jateng seperti Kabupaten Batang sudah memulai proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Bahkan, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekol-ah di Batang telah dimulai sejak Selasa (9/3/2021) untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Baca juga: Senin Ini, Batang Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah
Sementara itu disinggung pelaksanaan vaksinasi di Jateng, Ganjar mengaku saat ini sudah berjalan baik. Beberapa kelompok masyarakat mulai dari tenaga kesehatan, pelayan publik, wartawan, santri, ulama, dan tokoh masyarakat sudah menerima vaksin Covid-19.
“Tadi saya juga usulkan agar ekonomi bisa segera berjalan, nanti kita lakukan [vaksinasi] ke pelaku ekonomi. Bisa dilakukan seperti yang di Jakarta dan Solo, agar ekonomi bisa menggelinding. Mungkin PR-nya adalah vaksin masuk,” terang Ganjar.
KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya
Baca Juga
- Berhasil Gaet Investasi Rp6,9 Triliun, Gubernur Ahmad Luthfi Fokus Energi Terbarukan
- Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia Tercanggih
- Pemprov Jateng akan Integrasikan Trans Jateng dengan Ojek Online dan Angkot
- Gubernur Ahmad Luthfi Perintahkan Bupati dan Wali Kota di Jateng Petakan Daerah Rawan Bencana
- Nilai Investasi di Jawa Tengah Tembus Rp66,13 Triliun, Serap 326.462 Tenaga Kerja
- Hadiri Acara PWI di Solo, Gubernur Ahmad Luthfi Ungkap Peran Penting Pers bagi Pemerintahannya
- Dilepas Gubernur Ahmad Luthfi, Kontingen Jateng ke Pomnas XIX Diharapkan Jadi Juara Umum
0 Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.