Tutup Iklan

Jalan Layang Bandara Ahmad Yani Semarang Ditarget Rampung Agustus 2021

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proyek jalan layang Bandara Ahmad Yani Semarang selesai akhir Agustus ini.

Jalan Layang Bandara Ahmad Yani Semarang Ditarget Rampung Agustus 2021 Proses pembangunan jalan layang penghubung Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang. (Semarangpos.com-Kementerian PUPR)

Semarangpos.com, SEMARANG — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera menyelesaikan pembangunan proyek jalan layang menuju terminal Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Jalan layang sepanjang 1,2 kilometer (km) dengan lebar 10,25 meter itu bahkan ditargetkan selesai akhir Agustus 2021.

Jalan layang yang menghubungkan Jl. Madukoro dengan Bandara Ahmad Yani ini terdiri dari empat lajur dan dua lajur untuk memperlancar akses kendaraan dari dan menuju bandara.

Baca juga: Investor Turki Lirik Jateng

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan pembangunan bandara bertaraf internasional perlu didukung dengan akses jalan yang khusus (dedicated lane).

“Seluruh bandara internasional pada Kawasan Strategis Nasional (KSN) Metropolitan seperti Soekarno-Hatta di Jakarta, Juanda di Surabaya, Kualanamu di Medan, Hasanudin di Makasar dan Ngurah Rai di Denpasar telah didukung jalan bebas hambatan,” kata Menteri Basuki dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Minggu (2/5/2021).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – D.I Yogyakarta, Direktorat Jenderal Bina Marga, Satrio Sugeng Prayitno, berharap jalan layang tersebut memperlancar akses kendaraan dari dan menuju bandara. Hal ini dikarenakan pemindahan terminal baru Bandara Jenderal Ahmad Yani mengakibatkan jalan akses tercampur antara lalu lintas lokal dan lalu lintas menuju perumahan sekitar.

Rp149,3 Miliar

Jalan layang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dibangun dengan menggunakan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) mencapai Rp149,3 miliar. Saat ini progres konstruksinya mencapai 44,105% dan ditarget selesai akhir Agustus 2021.

Titik awal jalan layang ini dari Jalan Anjasmoro melintasi Jalan Arteri Yos Sudarso membentang hingga Jalan Madukoro. Jalan yang selama ini menjadi akses masuk atau Jalan Anjasmoro berstatus jalan kota.

“Saat ini progresnya sudah 44,105%. Pekan ini pekerjaan yang dilakukan oprit jembatan [jalan pendekat],” terang Satrio.

Baca juga: Flyover Ganefo Mranggen di Demak Ditarget Rampung Maret 2022

Satrio memastikan bahwa konstruksi pembangunan jalan layang tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan yang menuju dan keluar Bandara Jenderal Ahmad Yani. Hal ini menurutnya juga dipengaruhi kondisi pandemi Covid-19 sehingga arus lalu lintas tidak terlalu padat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Komentar Ditutup.