Pegadaian Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Darurat untuk Bencana di Sumatra
Serangkaian bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam beberapa hari terakhir mendorong Pegadaian untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak.
Serangkaian bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam beberapa hari terakhir mendorong Pegadaian untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak. (Istimewa) Semarangpos.com, JAKARTA – Serangkaian bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam beberapa hari terakhir mendorong Pegadaian untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak. Respon sigap ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, BPBD, serta perangkat desa di berbagai lokasi bencana.
“Atas nama seluruh keluarga besar Pegadaian, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana yang melanda saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Musibah ini meninggalkan luka, namun juga mengingatkan kita bahwa kepedulian dan solidaritas adalah kekuatan terbesar yang kita miliki sebagai bangsa. Pegadaian akan terus hadir mendampingi masyarakat, memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat, dan berkontribusi dalam pemulihan. Semoga warga yang terdampak diberi ketabahan, kekuatan, dan kesempatan untuk segera bangkit kembali,” ujar Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan dalam siaran pers.
Pada wilayah Sumatra Utara, salah satu lokasi terdampak yang menjadi fokus penyaluran adalah Kampung Aur, Kota Medan, yang terendam banjir akibat curah hujan ekstrem. Tim Pegadaian menyalurkan bantuan berupa dukungan dapur umum dan paket sembako yang dibeli dan disalurkan secara terpisah melalui koordinasi langsung dengan BPBD Kota Medan. Penyerahan dilakukan kepada Lurah Kampung Aur sebagai perwakilan warga.
“Pegadaian hadir untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Kami berupaya semaksimal mungkin agar bantuan dapat cepat diterima dan tepat sasaran, meski dalam kondisi darurat,” ujar Novita Ningsih, Pemimpin Cabang Pegadaian Medan Utama, yang turun langsung memberikan bantuan Kamis (27/11/2025).
Selain Medan, bantuan juga disalurkan ke berbagai wilayah lain seperti Sibolga, Pangkalan Brandan, Aceh Utara, dan Lhokseumawe, seiring proses pendataan lokasi terdampak yang masih terus diperbarui. Pegadaian Kanwil I Medan memastikan bahwa perusahaan akan terus membuka jalur bantuan sosial bagi masyarakat Sumut dan Aceh yang terdampak banjir, longsor, maupun cuaca ekstrem. Pada saat yang sama, layanan Pegadaian di titik yang tidak terdampak tetap beroperasi normal agar kebutuhan nasabah tetap terpenuhi.
Baca Juga: Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama, Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko
Di Sumatra Barat, Pegadaian melalui Kantor Wilayah II Pekanbaru menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada BPBD Provinsi Sumbar. Bantuan tahap pertama berupa mi instan, gula, kopi, teh, air mineral, mi siap seduh, dan biskuit diserahkan melalui BPBD dan diterima langsung oleh Sekretaris BPBD Sumbar, Armizoprades.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat. Bantuan ini akan diberikan secara bertahap,” ujar Eka Isra Wahyuli, Manager Bisnis Pegadaian Cabang Tarandam.
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Eko Suprianto, menegaskan bahwa Pegadaian berkomitmen untuk terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi daerah-daerah terdampak bencana. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan membantu percepatan pemulihan,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11, Kota dan Permukiman Berkelanjutan, dan SDG 13, Penanganan Perubahan Iklim.
Sebagai langkah jangka panjang, Pegadaian juga menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Andalas untuk melakukan riset kebencanaan, termasuk kajian risiko megathrust di wilayah Sumatra. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, sehingga perusahaan dapat memberikan kontribusi yang lebih sistematis dan berbasis data di masa mendatang.(NA)
Baca Juga
- Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama, Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko
- Keren, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025
- Torehkan Sejarah, Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat
- Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025
- Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta Pengguna: Komitmen Digitalisasi Ekosistem Emas dan Inklusi Finansial
- Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets
- Pegadaian Dorong Akses Pendidikan di Indonesia Timur Lewat “Kapal Literasi Moh. Hatta”
0 Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.