Tutup Iklan

Banjarnegara Ciptakan Elite Baby demi Kendalikan Kematian Bayi

Pemkab Banjarnegara menciptakan Elite Baby, yaitu sistem pengendalian kematian bayi yang masuk ke dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2020.

Banjarnegara Ciptakan Elite Baby demi Kendalikan Kematian Bayi Kegiatan pemantauan dalam program Elite Baby dari tangkapan layar Youtube Puskesmas Banjarmangusatu, Sabtu (4/7/2020). (Youtube-Puskesmas Banjarmangusatu)

Semarangpos.com, BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menciptakan Elite Baby, yaitu sistem pengendalian kematian bayi. Program yang masuk ke dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2020 ini sebagai upaya penurunan angka kematian bayi di Kabupaten Banjarnegara.

Elite Baby merupakan sistem pengendalian kematian bayi. Inovasi ini dibuat sebagai upaya Pemkab Banjarnegara mengurangi kasus kematian bayi yang masih tinggi di daerahnya. Program ini menyediakan gelang khusus yang terbuat dari rempah-rempah untuk ibu hamil.

Gelang ini menjadi indikator kondisi kehamilan. Terdapat tiga warna dalam gelang kendali ini. Hijau untuk kondisi kehamilan aman. Kuning untuk kondisi kehamilan berisiko sedang. Merah untuk menunjukkan kondisi kehamilan dengan risiko tinggi.

Kampung Garam Jadi Upaya Kebumen Penuhi Ketahanan Pangan Daerah  

Gelang kendali nantinya diberikan kepada ibu hamil saat melakukan kunjukan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Selain sebagai indikator kondisi kehamilan, gelang ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan adanya ibu hamil jika suatu waktu membutuhkan bantuan.

Keunikan inovasi ciptaan Pemkab Banjarnegara ini belum ada di daerah lain. Sebab, inovasi dilakukan berdasar kearifan lokal Banjarnegara. Nantinya tim emergency (keadaan darurat) akan selalu bersiaga untuk menerima ibu hamil dengan gelang merah atau kuning apabila terjadi kondisi kegawatdaruratan atau komplikasi pada ibu dan bayi.

Hamil hingga Bersalin

Saat ini, telah tersedia tiga tim emergency yang masing-masing tim terdiri dari dokter, bidan, dan sopir. Pemantauan kehamilan dimulai sejak awal masa kehamilan hingga persalinan. Pendampingan oleh kader (pemegang peran penting) dilakukan dengan mempehatikan lembar pantau.

Dianggap Keramat, Batu Bekas Arca Bernilai Sejarah di Semarang Hilang  

Fokus pemantauan dalam lembar pantau terdiri dari pemantauan neonatal (fase kehidupan bayi dalam kandungan), deteksi faktor risiko bayi, pemantauan tumbuh kembang bayi, pemantauan imunisasi, dan komitmen pemberian ASI eksklusif.

Titi Wahyu Ningsih, seorang ibu peserta program merasa terbantu dengan adanya Elite Baby. Dirinya mengaku kandungannya menjadi lebih terpantau karena adanya program ini.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas adanya inovasi Elite Baby. Saya menjadi lebih terpantau saat saya hamil sampai saya nifas. Anak saya juga terpantau kesehatannya oleh kader Bu Tutik. Alhamdulillah saya dan anak saya sekarang menjadi sehat,” ungkapnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.