Gubernur Jateng Lancarkan Pemulangan Warga Jateng dari Karantina Natuna

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjamin kelancaran pemulangan warga Jawa Tengah dari lokasi karantina Pulau Natuna setelah dari Wuhan.

Gubernur Jateng Lancarkan Pemulangan Warga Jateng dari Karantina Natuna Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Senin (10/2/2020). (Antara-M. Risyal Hidayat)

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo menjamin kelancaran pemulangan warga Jawa Tengah dari lokasi karantina Pulau Natuna. Mereka bakal pulang ke daerah masing-masing seusai menjalani masa observasi virus Corona di selama 14 hari setelah dari Wuhan, Tiongkok.

“Kita siapkan bantuan mereka sampai rumah masing-masing,” kata Ganjar saat dihubungi melalui telepon di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (15/2/2020).

Gubernur Ganjar mengaku sudah menginstruksikan Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Jakarta untuk membantu segala keperluan warga Jateng setelah mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma.

Duh, 3.000 Permen Karet Ditempelkan di Candi Borobudur…

“Nanti mendarat di Jakarta, penghubung [Badan Penghubung Pemprov Jateng] kami siap untuk membantu,” ujarnya.

Menurut kepala daerah, warga Jateng yang menjalani karantina di Natuna telah dipastikan kondisi kesehatannya. Dengan demikian diharapkan keluarga, kerabat maupun tetangga tidak perlu khawatir atau sampai mengucilkan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, mereka akan segera pulang ke rumah masing-masing. Menurut saya, dua minggu dikarantina di Natuna sudah mengukur bahwa program inkubasinya sudah selesai dan dinyatakan sehat serta boleh pulang,” jelasnya.

Dituduh Hina Jokowi, Dosen Unnes Diberhentikan

Seperti diwartakan sebelumnya, ratusan warga negara Indonesia (WNI) peserta observasi virus corona di Natuna tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dalam tiga kelompok penerbangan (kloter), Sabtu (15/2/2020) sore.

Ketiga kloter tiba di Bandara Halim Perdanakusuma tiba dengan interval pendaratan masing-masing sekitar lima menit sejak kloter pertama mendarat sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan informasi yang diperoleh, jumlah peserta observasi di Natuna tercatat mencapai total 285 orang.

Sedangkan, warga asli Jawa Tengah berjumlah 10 orang. Hingga saat ini, belum diperoleh kepastian apakah ke-10 warga Jateng itu akan langsung kembali ke rumah masing-masing atau menginap semalam di Jakarta.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.