Tutup Iklan

Ini Daftar Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Di Jateng, Boyolali Tertinggi Grobogan Terendah

Partisipasi pemilih di Jateng pada Pilkada Serentak 2020 terbilang cukup tinggi, di mana Kabupaten Boyolali menjadi yang terbanyak dari 21 kabupaten/kota.

Ini Daftar Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Di Jateng, Boyolali Tertinggi Grobogan Terendah Ilustrasi petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) membacakan rekapitulasi penghitungan suara Pilkada. (Antara-Muhammad Iqbal)

Semarangpos.com, SEMARANG — Partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2021 di Jawa Tengah atau Jateng secara umum cukup tinggi.

Kabupaten Boyolali menjadi wilayah dengan partisipasi pemilih tertinggi di Jateng. Sedangkan Kabupaten Grobogan menjadi wilayah dengan partisipasi pemilih terendah.

Berdasarkan data sementara dari Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah atau KPU Jateng, partisipasi pemilih Kabupaten Boyolali tercatat 89,53 persen.

Pejabat Pemkot Magelang Meninggal karena Covid-19, Seluruh Pegawai Di-Swab

Boyolali mengungguli 20 kota/kabupaten lainnya di Jawa Tengah yang mengadakan Pilkada Serentak 2020. Setelah Boyolali, wilayah di Soloraya yang tercatat memiliki partisipasi pemilih tinggi nomor dua dan tiga adalah Sukoharjo dan Klaten.

Seperti diketahui, Pilkada Boyolali 2020 hanya diikuti satu pasangan calon, yakni Mohammad Said Hidayat dan Wahyu Irawan. Dalam pemungutan suara Pilkada 2020, pasangan ini melawan kotak kosong.

Hasil sementara pasangan Said-Wahyu unggul dengan perolehan 95,48 persen suara di 1.126 TPS dari total 2.277 TPS se-Boyolali. Sedangkan kotak kosong dengan perolehan 4,52 persen.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklihparmas) KPU Jawa Tengah, Diana Ariyanti, kepada Semarangpos.com, Sabtu (12/12/2020), mengatakan dari 21 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020, tingkat partisipasi pemilih paling tinggi di Kabupaten Boyolali.

Partisipasi masyarakat Boyolali pada Pilkada Serentak 2020 mencapai 89,53%. Disusul Kabupaten Rembang dengan 85%, Kabupaten Sukoharjo 80,74%, Klaten 80%, dan Kabupaten Semarang dengan 78,78%.

15 Juta Pemilih

“Total DPT kita itu sekitar 15 juta-an. Dari jumlah itu sekitar 74,34% yang menggunakan hak pilih. Sisanya memilih untuk tidak menggunakan. Bukan karena golput atau ideologi. Tapi, lebih karena beberapa faktor seperti tidak ada di tempat saat pencoblosan atau tinggal di luar daerah,” kata Diana.

Dia menilai partisipasi pemilih masyarakat Jateng kali ini sudah sangat bagus. Apalagi, pilkada 2020 digelar dalam masa pandemi Covid-19. Terkait penyebab partisipasi pemilih di Jateng, termasuk Soloraya, yang lebih baik, Diana mengaku belum melakukan kajian terkait hal itu.

Partisipasi Pemilih di Jateng Justru Naik Saat Pandemi Covid-19, Kok Bisa?

Meski demikian, dari pengamatan di lapangan ada beberapa pemilih yang datang ke TPS untuk memberikan suaranya pada Rabu (9/12/2020) karena penasaran.

“Mereka ingin tahu bagaimana TPS saat pandemi Covid-19. Kan perlakuannya berbeda. Harus pakai sarung tangan, masker, dan tintanya ditetesin. Beda dengan saat kondisi normal. Bahkan, ada yang datang ke TPS hanya karena ingin menjajal thermal gun [alat pengukur suhu tubuh],” ujar Diana.

Berikut datanya yang dihimpun dari data sementara KPU Jawa Tengah:

Tingkat Partisipasi Masyarakat di Jateng pada Pilkada Serentak 2020

No.       Kabupatan/kota           Persentase

  1. Boyolali 89,53%
  2. Rembang 85%
  3. Sukoharjo 80,74%
  4. Klaten 80%
  5. Kabupaten Semarang 78,78%
  6. Kota Magelang 78,24%
  7. Kabupaten Pekalongan 78,14%
  8. Blora 77,14%
  9. Kota Pekalongan 76,20%
  10. Kendal 75,80%
  11. Sragen 74,06%
  12. Demak 73,38%
  13. Purbalingga 72,94%
  14. Wonogiri 71,26%
  15. Purworejo 70,71%
  16. Kota Solo 70,01%
  17. Kota Semarang 68,60%
  18. Pemalang 68%
  19. Wonosobo 65,45%
  20. Kebumen 63,64%
  21. Grobogan 63,55%

Sumber: Data sementara KPU Jateng

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Komentar Ditutup.