Jateng Tambah 19 Kasus Positif Virus Corona, Dari Mana Saja?

Kasus positif virus corona di Jawa Tengah (Jateng) terus bertambah, di mana saat ini total mencapai 38 kasus dengan jumlah kematian 4 orang.

Jateng Tambah 19 Kasus Positif Virus Corona, Dari Mana Saja? Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat mengumumkan jumlah pasien positif virus corona di kantornya, Selasa (17/3/2020). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Semarangpos.com, SEMARANG — Kasus positif virus corona di Jawa Tengah (Jateng) terus bertambah. Bahkan, pada Rabu (25/3/2020) ada tambahan 19 kasus baru positif Covid-19 di Jateng. Praktis, saat ini kasus positif virus corona di Jateng menjadi 38 orang, atau naik dua kali lipat dari sebelumnya.

Tambahan 19 pasien baru Covid-19 itu berasal dari berbagai daerah di Jateng. Dari RSUD Dr. Moewardi Solo ada tambahan 1 pasien, RSUP Dr. Kariadi Semarang 2 pasien, RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang 4 pasien, dan RSUD Goeteng Purbalingga 3 orang.

Selanjutnya, RSUD Cilacap merawat 1 pasien positif corona, RSUD Banyumas 3 orang, RSUD Kardinah Tegal 1 orang, RSUD Soediran Wonogiri 1 orang, RSUD Sudjono Magelang 2 orang, dan RSUD Setjonegoro Wonosobo 1 orang.

Kasus Positif Virus Corona di Jawa Tengah Melonjak, Jadi 38 Orang

“Jadi total di Jawa Tengah yang saat ini positif Covid-19 berjumlah 38 orang, dirawat 34 orang, dan meninggal 4 orang. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 2.858 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sekitar 257 orang,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di rumah dinasnya, Rabu petang.

Ganjar menilai penambahan pasien positif virus corona di Jawa Tengah itu sangat signifikan. Ia pun meminta masyarakat lebih perhatian dan meningkatkan kewaspadaannhya.

“Saya meminta masyarakat semakin waspada, semakin aware terhadap wabah ini. Saya ingatkan, jangan menyepelekan, jangan merasa kuat dan sehat, lalu berbuat semaunya dan tidak mengindahkan imbauan pemerintah [social distancing],” imbuhnya.

Pandemi Corona, Tempat Karaoke di Bandungan Tetap Buka

“Boleh jadi Anda kuat, sehat, atau punya imun bagus. Sehingga, meski tertular tidak merasakan gejala sakit. Tapi ketahuilah, Anda tetap bisa menularkan virus pada orang tua, istri, anak-anak. Jangan sampai nanti menyesal, karena itu patuhi imbauan pemerintah untuk berdiam di rumah, sekali lagi berdiam di rumah. Keluar hanya jika ada kepentingan mendesak.”

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.