Kamar Isolasi Covid-19 Rumah Dinas Wali Kota Semarang Siap Pakai

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengklaim kesiapan kamar-kamar isolasi pasien virus corona (covid-19) di rumah dinasnya.

Kamar Isolasi Covid-19 Rumah Dinas Wali Kota Semarang Siap Pakai Tempat tidur kamar isolasi di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Jl. Abdulrahman Saleh, telah siap digunakan. (Antara-Immanuel Citra Senjaya)

Semarangpos.com, SEMARANG — Wali Kota Hendrar Prihadi mengklaim kamar-kamar isolasi pasien virus corona (covid-19) di Rumah Dinas Wali Kota Semarang telah siap dipakai. Pasien dalam pengawasan (PDP) sudah bisa dialirkan ke sana.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan gedung Badan Diklat BKPP setempat disiapkan untuk fungsi itu seiring persebaran virus corona jenis baru (covid-19). “Sesuai rencana, mulai 30 Maret kedua lokasi itu sudah bisa digunakan,” kata Hendi—sapaan Hendrar Prihadi, Minggu (29/3/2020).

Pengusaha Kuliner Semarang Mulai Dirugikan Pandemi Covid-19

Rumah Dinas Wali Kota Semarang berlokasi di Jl. Abdulrahman Saleh. Sementara Balai Diklat BKPP berlokasi di Jl. Fatmawati, Kota Semarang. Ruangan yang merupakan bilik-bilik perawatan covid-19 sudah disiapkan dan bisa mulai digunakan.

190 Kamar Isolasi

Di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersedia 94 kamar isolasi. Sementara itu, di gedung badan diklat tersedia 96 ruang isolasi. Total tambahan kamar isolasi yang bisa disediakan di kedua fasilitas itu adalah 190 unit.

Yuk, Habiskan Waktu Liburan di Eling Bening Ambarawa!

Menurut dia, rapid test akan dilakukan terhadap warga yang diisolasi di kedua tempat tersebut. Ruang isolasi untuk orang dalam pemantauan (ODP) dengan hasil tes positif dan negatif telah disiapkan ruang tersendiri.

Pada masing-masing lokasi itu, lanjut dia, terdapat 16 dokter dan 36 perawat yang disiagakan. Langkah semacam itu dianggap efektif untuk mengantisipasi serangan virus corona jenis baru (covid-19) di Kota Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.