Wali Kota Semarang Modifikasi Rumah Dinas jadi Kamar Isolasi Covid-19

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi merelakan rumah dinasnya dimodifikasi menjadi kamar isolasi pasien virus corona jenis baru atau covid-19.

Wali Kota Semarang Modifikasi Rumah Dinas jadi Kamar Isolasi Covid-19 Rumah dinas Hendrar Prihadi alias wali kota Semarang (semarangkota.go.id)

Semarangpos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memodifikasi rumah dinas menjadi kamar isolasi berkaitan dengan pandemi covid-19. Tak hanya itu, ia juga menggunakan kantor diklat Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk tempat isolasi.

Dalam website resmi Pemkot Semarang semarangkota.go.id, Hendi–sapaan akrab Hendrar Prihadi– menyulap rumah dinas wali kota menjadi kamar isolasi. Ia bergerak cepat menyiapkan ruang karantina setelah pasukannya akan melakukan lebih dari 10.000 Rapid Test kepada orang dalam pantauan (OPD).

Dihimpun dari berbagai sumber, Semarangpos.com merangkum jika rapid test corona adalah metode tes virus corona di dalam tubuh seseorang yang dilakukan secara massal. Hampir seluruh rumah sakit di Indonesia diakui bisa melakukan tes corona tersebut.

Youtuber Horor Kupas Matahari di Gedung Marabunta Semarang

Hendi memodifikasi rumah dinasnya menjadi 110 kamar isolasi. Sedangkan untuk Kantor Diklat Pemkot Semarang ia mengubahnya menjadi 95 ruang isolasi. Jika ditotal, ia dan tim menyiapkan 200 kamar karantina OPD Kota Semarang.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan jika kamar isolasi di RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro akan ditambah. Dari yang semula hanya 14 kamar, nantinya akan menjadi 41 ruang isolasi.

“Selain itu ada kantor diklat yang akan di-bawah kendali operasi [BKO]-kan kepada tenaga medis Pemkot Semarang dengan 95 kamar,” jelas Hendi seperti yang terpantau Semarangpos.com, Senin (24/3/2020).

Covid-19 Tak Kunjung Usai, KAS Misa Paskah Online

“Untuk pasien dalam pengawasan [PDP] nanti ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang, rumah sakit tentara milik kodam dan Rumah Sakit Bhayangkara milik Polri dengan 110 kamar,” paparnya dalam website resmi Pemkot Semarang.

Untuk PDP  Covid-19

Hendi menjelaskan PDP akan diarahkan ke rumah dinas dan kantor diklat. Tak hanya itu, ia memaparkan jika mekanisme para pasien sudah dikoordinasikan dengan rumah sakit rujukan di Kota Semarang, lewat Dinas Kesehatan Jateng dan Kota Semarang.

Gegara Corona, PSIS Liburkan Pemain 2 Pekan

“Hal ini dilakukan sebagai antisipasi jika masyarakat yang masuk dalam kategori PDP di kemudian hari bertambah,” harap Hendi.

Wali Kota Semarang tersebut juga menyebutkan penyemprotan disinfektan yang dilakukan. Ia dan tim akan membuat sebuah inovasi dengan memanfaatkan media outdor sprayer seperti Kantor Kejaksaan Negeri.

Sebelumnya, Hendi melakukan penyemprotan disinfektan massal pada Jumat (20/3/2020) silam. Ia bahkan menyiapkan 10 truk tangki dengan dibantu 100 sukarelawan untuk melakukan pencegahan virus corona di Kota Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.