Pembatasan Kegiatan Masyarakat Semarang Hingga 7 Juni

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memutuskan perpanjangan masa pembatasan kegiatan masyarakat alias PKM hingga 7 Juni 2020.

Pembatasan Kegiatan Masyarakat Semarang Hingga 7 Juni Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Antara-Immanuel Citra Senjaya)

Semarangpos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memutuskan perpanjangan masa pembatasan kegiatan masyarakat alias PKM hingga 7 Juni 2020. Keputusan itu diambil menyusul lonjakan aktivitas orang di ibu kota Jawa Tengah ini menjelang Lebaran 2020.

Pembatasan kegiatan masyarakat di Kota Semarang seharusnya berakhir pada tanggal 24 Mei 2020. Namun, menurut dia, keputusan memperpanjang PKM selama 14 hari itu berdasarkan konsultasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah di Kota Semarang.

Legenda Baturraden Nan Tragis Bak Romeo-Juliet

“Beberapa hari ini cukup banyak warga yang beraktivitas di jalanan, pusat perbelanjaan, dan pasar. Seolah mereka lupa kalau kita sedang menghadapi pandemi Covid-19,” kata wali kota yang akrab disapa Hendi itu di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2020).

Sampai 21.00 WIB

Lonjakan aktivitas masyarakat tersebut, menurut Hendi, menyebabkan tren grafik Covid-19 di Kota Semarang kembali naik. Meski demikian, sambung dia, terdapat beberapa perubahan dalam penerapan perpanjangan PKM tersebut.

Ia mencontohkan jam operasional PKL dan restoran selkama pembatasan kegiatan masyarakat hasil perpanjangan itu lebih lama. Jika yang sebelumnya wajib tutup pukul 20.00 WIB kini boleh buka hingga pukul 21.00 WIB.

Inilah Cerita Benteng Willem II Ungaran

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Auliansyah Lubis mengatakan bahwa petugas tetap melakukan pengetatan terhadap jalur menuju Kota Semarang. Menurut dia, terkait pembatasan kegiatan masyarakat Semarang itu, petugas tetap akan memutarbalikkan kendaraan yang diketahui ditumpangi oleh pemudik yang berasal dari zona merah.

“Kalau yang dari sekitar Semarang akan kami lihat dahulu secara situasional serta dengan pemeriksaan medis,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.