Bak di Neraka, Begini Kehidupan Bawang Putih Bersama Ibu Tiri

Kisah Bawang Putih dan Bawang Merah merupakan folklore yang membumi di Pulau Jawa tentang gadis baik hati yang tinggal bersama ibu tiri.

Bak di Neraka, Begini Kehidupan Bawang Putih Bersama Ibu Tiri Ilustrasi Bawang Putih yang dimarahi oleh Bawang Merah dan ibu tirinya. (Youtube—Dongeng Kita)

Semarangpos.com, SEMARANG — Siapa yang sudah pernah mendengar kisah Bawang Putih dan Bawang Merah? Ya, kisah gadis baik hati yang harus tinggal dengan ibu tiri dan anaknya Bawang Merah yang kejam. Kehidupan Bawang Putih yang semula menyenangkan berubah bak di neraka.

Seperti yang dihimpun Semarangpos.com dari Youtube channel Dongeng Kita, Rabu (24/6/2020), Bawang Putih adalah seorang putri dari saudagar kaya raya. Walaupun begitu, ia selalu bersikap baik hati kepada siapa saja.

Ayahnya yang seorang saudagar tentu sering berpergian keluar kota untuk bekerja. Suatu hari, sang ayah tidak pulang sendiri melainkan mengajak seorang perempuan yang seumuran dengan mendiang ibunya. Tidak hanya itu, Bawang Putih juga melihat gadis yang sebaya dengannya.

Gadis Indigo Cerita Soal Pabrik Cerutu di Jogja, Eh Ada Suara Ketawa…

Mereka tersenyum manis saat melihat raut kebingungan Bawang Putih. Pasalnya, sang ayah tidak memberi tahu perihal kedatangan dua orang asing itu. Melihat wajah sang putri, sang ayah langsung mengatakan jika pasangan ibu dan anak itu akan menjadi bagian keluarga.

Rindu Ibu

Saat itu Bawang Putih tentu saja senang bukan main. Ia berpikir tidak akan merasa kesepian saat sang ayah pergi bekerja. Apalagi kerinduannya dengan mendiang ibunya bisa sedikit terobati karena memiliki sosok ibu baru walaupun tiri.

Gubernur Jateng Minta Semarang Tak Buru-Buru Buka Tempat Wisata  

Dia juga membayangkan bisa mengajak gadis yang sebaya dengannya untuk bermain bersama. Setelah berkenalan, ternyata saudara tirinya memiliki nama Bawang Merah. Hal itu membuat Bawang Putih senang karena nama mereka tidak jauh berbeda.

Namun bayangan indah itu sirna saat sang ayah harus pergi kembali untuk bekerja. Ibu tiri dan Bawang Merah berubah jahat kepada Bawang Putih. Saat sang ayah tidak ada di rumah, mereka berdua akan menyuruh gadis baik hati itu melakukan pekerjaan rumah.

Tidak masalah bagi Bawang Putih diperlakukan seperti itu. Apalagi hatinya sungguh baik hati, jadi ia dengan sabar melakukan pekerjaan yang disuruh saudara tirinya. Namun, semakin lama sifat ibu tiri dan Bawang Merah bertambah keji.

Bawang Putih tidak diberi istirahat dan harus melakukan pekerjaan rumah. Memasak yang harusnya menjadi pekerjaan sang ibu juga diberikan kepada Bawang Putih. Namun, gadis itu tidak boleh ikut makan bersama ibu tiri dan si Bawang Merah. Jahat bukan?

 

Badannya semakin kurus karena bekerja tanpa henti sedangkan dua orang asing di rumahnya malah hidup mewah. Ibu tiri dan Bawang Merah tidak pernah menganggap Bawang Putih sebagai bagian dari keluarga melainkan seorang pembantu.

Ayah Pulang

Sampai suatu hari sang ayah pulang dengan keadaan sakit parah dan tak lama kemudian meninggal dunia. Bawang Putih yang melihat itu menangis karena merasa ditinggalkan. Berbeda dengan ibu tiri dan Bawang Merah yang bahagia karena dengan begitu harta sang ayah jatuh ke tangan mereka.

30 Tempat Wisata di Kota Semarang Sudah Tak Sabar Terima Wisatawan  

Tidak ada sang ayah membuat ibu tiri dan Bawang Merah memperlakukan Bawang Putih dengan tidak adil. Pekerjaan rumah yang diberikan semakin banyak dan ia tidak diperbolehkan istirahat. Dari mencuci piring, memasak, hingga membersihkan rumah.

Setiap pagi Bawang Putih harus sudah mencuci pakaian saudara tirinya di sungai. Karena masih mengantuk, ada satu selendang favorit sang ibu tiri hanyut. Bawang Putih tidak menyadarinya, sampai ia memasukkan pakaian yang dicuci ke dalam ember.

Betapa kagetnya Bawang Putih karena benda kesayangan ibu tirinya hilang. Ia langsung membayangkan jika ibunya akan marah besar. Akhirnya ia menyusuri sungai dan bertanya kepada orang yang lewat. Berhasilkah dia?

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.