Tutup Iklan

Ketersediaan Bed Isolasi Pasien Covid-19 di Jateng Aman, Tapi…

Jumlah bed isolasi atau tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Jateng mencapai 3.343 unit, dan hingga kini sudah terisi sekitar 40,5%.

Ketersediaan Bed Isolasi Pasien Covid-19 di Jateng Aman, Tapi… Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo. (Antara-Wisnu Adhi)

Semarangpos.com, SEMARANG — Ketersediaan tempat tidur atau bed untuk menampung pasien Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng) memang masih terbilang cukup.
Meski demikian, jumlah ketersediaan bed isolasi  di tiap daerah di Jateng tidak sama, alias tidak merata.

Dengan kata lain, ada beberapa daerah di Jateng yang jumlah bed isolasinya cukup aman menampung lonjakan pasien Covid-19. Namun, ada juga beberapa daerah yang mengalami krisis, atau ruang isolasi hampir penuh.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng per 10 September 2020, menyebutkan dari total 3.343 bed isolasi yang disediakan, baru terpakai 1.355 tempat tidur, atau sekitar 40,5%.

Ganjar Sebut Bed Isolasi Covid-19 di Jateng Masih Aman, Baru Terpakai 40,5%

Dengan demikian, rasio utilitas tempat tidur atau bed isolasi pasien Covid-19 di Jateng masih berada di kisaran 50-60%.

Meski demikian, Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo, menyebut tidak semua daerah di Jateng memiliki rasio utilitas bed isolasi mencapai 50-60%. Ada beberapa daerah yang kasus Covid-19 tinggi, kapasitas tempat tidurnya sudah hampir penuh.

“Tidak semua daerah merata seperti Kota Semarang yang tingkat keterisian sekitar 80%. Tapi, ada juga daerah lain yang keterisiannya baru 30%,” ujar Yuliyanto saat dijumpai wartawan di kantor Gubernur Jateng, Senin (14/9/2020).

RSUD Moewardi Solo

Meski demikian, Yulianto meminta masyarakat untuk tidak perlu risau terkait kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19. Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kapasitas bed isolasi.

Warning! 9 Daerah di Jateng Ini Alami Lonjakan Kasus Covid-19

“Kayak contohnya di wilayah Soloraya, saat ini terisi sekitar 60%. Tapi kita ada rencana untuk meningkatkan kapasitasnya. Seperti di RSUD dr. Moewardi Solo yang kapasitasnya saat ini 140 unit, akan kita tingkatkan menjadi 300,” tuturnya.

Sementara itu, data yang disampaikan Yulianto itu berbeda dengan data yang dimiliki Dinkes Kota Semarang. Dinkes Kota Semarang membantah jika kapasitas tempat isolasi di wilayahnya sudah terisi sekitar 80%.

Data yang diperoleh Semarangpos.com dari Dinkes Kota Semarang, total tempat tidur mencapai 884 unit. Dari jumlah sebanyak itu sudah terisi 544 unit, dan belum terisi mencapai 340 unit atau baru terisi sekitar 62,6%.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Komentar Ditutup.