Tutup Iklan

Liga 1 Indonesia Diliburkan demi Hindari Covid-19

Pelatih Kepala PSIS Semarang, Dragan Djukanovic seusai laga PSIS vs Arema FC menyarankan penyetopan roda kompetisi Liga 1 Indonesia Musim 2020.

Liga 1 Indonesia Diliburkan demi Hindari Covid-19 Pelatih Kepala PSIS Semarang, Dragan  Djukanovic (tengah) memberikan keteranan pers seusai laga PSIS vs Arema FC di Stadion Moch. Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah. (Antara-Heru Suyitno)

Semarangpos.com, MAGELANG — Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia Liga 1 disarankan dihentikan sementara demi menghindari penyebaran virus corona jenis baru alias corona virus disease 2019 (covid-19).

Saran libur untuk sementara waktu itu dikata Pelatih Kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovic dalam keteranan pers seusai laga PSIS Semarang versus Arema FC di Stadion Moch. Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah. Dalam laga melawan tersebut, PSIS menundukkan tim lawan dengan skor 2-0.

Ditolak di Surabaya, Kapal Pesiar MV Colombus Bersandar di Semarang

Dragan mengingatkan covid-19 merupakan virus berbahaya. Karena itu, katanya, kalau liga-liga di negara lain menyetop kompetisi itu sangat normal.

“Kalau menurut saya, kompetisi Liga 1 ini juga harus disetop untuk menjaga pemain dan pelatih. Tetapi semua ini saya serahkan kepada pihak berwenang mungkin pemerintah atau siapa,” katanya.

PSS Sleman Selanjutnya

Dituturkannya, PSIS Semarang selanjutnya dalam Liga 1 Indonesia dijadwalkan berlaga melawan PSS Sleman.Untuk itu, ia berkomitmen menyiapkan Laskar Mahesa Jenar dengan sebaik mungkin.

Alumni Unnes Menggugat Kirim Karangan Bunga demi Kritik Rektor Fathur Rokhman

“Setelah ini akan meliburkan pemain selama empat hari. Saya sudah puas penampilan para pemain hari ini dan saya memberi waktu kepada pemain untuk berkumpul dengan keluarganya,” paparnya.

Setelah itu, katanya di pekan pertama anak-anak asuhnya akan berlatih cukup keras. Baru pada pekan kedua akan berlatih lebih ke taktikal tentang persiapan melawan PSS Sleman.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.