Operasi Ketupat Candi 2020 di Tol Pejagan Brebes Berhasil Halau 4.722 Kendaraan Pemudik

Posko pemantauan terpadu di Gerbang Tol Pejagan, Brebes, telah berhasil menghalau 4.722 kendaraan pemudik selama Operasi Ketupat Candi 2020.

Operasi Ketupat Candi 2020 di Tol Pejagan Brebes Berhasil Halau 4.722 Kendaraan Pemudik Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, meninjau pos Operasi Ketupat Candi 2020 di Tol Pejagan, Brebes, Kamis (21/5/2020). (Semarangpos.com-Bidhumas Polda Jateng)

Semarangpos.com, SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) mengklaim telah memaksa 4.722 kendaraan yang akan masuk ke wilayahnya melalui Gerbang Tol Pejagan untuk putar balik selama 27 hari pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2020.

Hal itu disampaikan Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, saat meninjau pos pemantauan terpadu di Gerbang Tol Pejagan, Kabupaten Brebes, Rabu (21/5/2020).

Luthfi mengatakan selama 27 hari Operasi Ketupat Candi 2020 Polda Jateng memang telah melakukan penyekatan di beberapa jalur masuk ke wilayah Jateng. Salah satunya adalah di Gerbang Tol Pejagan, Brebes.

Ganjar Sesalkan Putusan Bupati Karanganyar Izinkan Salat Idulfitri di Lapangan

“Kita melakukan penyekatan terkait arus balik skala prioritas. Kita sudah melakukan penyekatan selama operasi ini hampir 4.722 kendaraan. Kita akan lakukan terus dalam rangka mengurangi persebaran Covid-19,” ujar Luthfi.

Operasi Ketupat Candi tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu, fokus Operasi Ketupat Candi hanya digelar selama dua pekan atau 14 hari, maka tahun ini digelar selama 37 hari mulai 24 April-31 Mei 2020.

Masa Operasi Ketupat Candi 2020 yang lebih panjang ini tak lain karena fokus pengamanan yang bertambah. Tak hanya melakukan pengamanan terhadap situasi dan kondisi masyarakat saat hari raya, aparat Polda Jateng juga bertugas mencegah persebaran virus corona.

Kapolda Jateng Waspadai Ancaman Teroris Jelang Hari Raya

Selain meminta jajarannya untuk memperketat pengawasan terhadap arus mudik, dalam kesempatan itu Kapolda Jateng juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk mewaspadai ancaman teroris yang kerap muncul menjelang hari raya Idulfitri atau Lebaran.

“Tolong para personel dan kapolres, ancaman ini diatensi penting. Menjelang hari raya seperti ini, kita harus meningkatkan kewaspadaan terutama terhadap aksi teroris. Di samping itu tetap harus memantau arus mudik balik. Kendaraan yang masuk Jateng tetap disuruh putar balik,” ujar Luthfi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.