Pembelajaran dari Rumah Siswa di Solo Diperpanjang Hingga 13 Juli, Kini Guru Mulai Masuk

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo memutuskan pembelajaran dari rumah bagi siswa sekolah diperpanjang.

Pembelajaran dari Rumah Siswa di Solo Diperpanjang Hingga 13 Juli, Kini Guru Mulai Masuk Ilustrasi pendidikan SMP. (Semarangpos-Wishnu Paksa/JIBI)

Semarangpos.com, SOLO — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo memutuskan pembelajaran dari rumah bagi siswa sekolah diperpanjang hingga tahun ajaran baru yang akan dimulai 13 Juli 2020.

Untuk itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo Etty Retnowati mengingatkan kepala sekolah dan guru di jajarannya agar mempersiapkan kegiatan akhir semester/tahun ajaran.

“Ini kan ASN [aparatur sipil negara] sudah mulai masuk, termasuk guru. Kami ingatkan agar mereka mempersiapkan kenaikan kelas. Selain itu juga pengumuman kelulusan, PPDB [penerimaan peserta didik baru] sesuai kalender pendidikan,” ujar Etty dalam acara pembinaan kepada kepala-kepala sekolah di SMPN 4 Solo, Selasa (2/6/2020).

Disbudpar Kota Semarang Tunjukkan Cara Berwisata Saat New Normal

Selain itu, Etty juga mengingatkan kepada para kepala sekolah agar mempersiapkan sekolahnya atas kenormalan baru [new normal] jika diterapkan nanti.

Keputusan perpanjangan pembelajaran dari rumah bagi siswa sekolah tersebut disampaikan dalam surat edaran (SE) Disdik Nomor 420/868 2020 Tentang Perpanjangan dan Pengaturan Pelaksanaan Belajar Dari Rumah Pada Satuan Pendidikan di Kota Solo.

Di dalam SE tersebut juga memuat imbauan kepada kepala satuan pendidikan untuk mengatur pelaksanaan perpanjangan itu. Diimbau tetap berpedoman pada tahapan proses pembelajaran sebagaimana diatur dalam kalender akademik yang telah menetapkan jadwal kegiatan masing-masing satuan pendidikan.

Ekspor Jateng Anjlok 22%, Impor Susut Nyaris 6%

Antara lain pelaksanaan penilaian akhir tahun ajaran, libur umum dan libur akhir semester genap. Selain itu penyampaian laporan hasil belajar dan pelaksanaan PPDB.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) tengah mengkaji penerapan aturan new normal atau kenormalan baru di lingkungan pendidikan atau sekolah.

Kenormalan Baru

Dengan aturan new normal itu, kegiatan belajar mengajar di sekolah pun akan kembali diadakan meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Sejumlah Klaster Baru Covid-19 Muncul di Semarang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Jumeri, mengatakan sebelum penerapan kenormalan baru diberlakukan, para siswa akan diminta masuk sekolah pada 12 Juni nanti.

“Nah, 12 Juni nanti rencana siswa dan orang tua diminta datang ke sekolah untuk menerima rapor. Ini juga menjadi simulasi bagi sekolah dalam mengelola orang banyak. Sekolah jadi punya pengalaman dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungannya,” ujar Jumeri kepada Semarangpos.com, Kamis (28/5/2020).

Dalam kesempatan itu, pihak sekolah juga akan diminta masukan terkait aturan yang layak diterapkan di sekolahnya dalam menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM).

Begini Ujian Tulis Berbasis Komputer SBMPTN 2020 Kata Panitia SPMB UNS Solo

Hal itu dilakukan karena setiap instansi pendidikan di Jateng memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Apakah nantinya akan diterapkan sistem sif atau pembagian hari, akan diputuskan pihak sekolah masing-masing.

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.