436 Destinasi Wisata di Jateng Telah Dibuka, Siap Liburan?

Sebanyak 436 destinasi wisata di Jawa Tengah atau Jateng telah resmi beroperasi kembali pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

436 Destinasi Wisata di Jateng Telah Dibuka, Siap Liburan? Ilustrasi Candi Borobudur, yang menjadi salah satu objek wisata andalan Jateng. (Dok. JIBI/Solopos/Antara)

Semarangpos.com, SEMARANG – Sebanyak 436 destinasi wisata di Jawa Tengah atau Jateng telah dibuka kembali. Kendati, pandemi Covid-19 hingga saat ini masih berlangsung di Indonesia, tak terkecuali di wilayah Jateng.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudpar) Jateng, Purwanto, mengatakan total ada 690 destinasi wisata di Jateng. Dari jumlah sebanyak itu, 436 destinasi di antaranya sudah resmi dibuka kembali secara terbatas dan bertahap.

Kendati sebagian besar destinasi wisata sudah dibuka, Purwanto menyatakan untuk wisata air Pemerintah Provinsi Jateng belum memberikan rekomendasi untuk beroperasi.

Nol Kasus Covid-19, Wisata Karimunjawa Resmi Dibuka

Sedangkan, terkait dibukanya destinasi wisata air di Umbul Ponggok, Klaten, pihaknya menyatakan jika hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 setempat.

“Wisata tirta [di Jateng] umumnya belum dibuka. Kalau toh ada yang buka itu tanggung jawab gugus tugas kabupaten/kota setempat. Kami [Disporapar Jateng], sesuai instruksi pak Gubernur belum mengizinkan, khususnya kolam renang,” ujar Purwanto kepada Bisnis.com-Jaringan Semarangpos.com, Senin (19/10/2020).

Bioskop

Tak hanya destinasi wisata tirta, bioskop dan pusat hiburan malam juga belum diizinkan beroperasi karena rawan terjadinya persebaran Covid-19.

“Bioskop [belum dibuka] karena ruangan tertutup, kemudian [penonton] bisa lebih dari dua jam juga [di dalam ruangan]. Selain itu, tidak ada ventilasi, jadi kami belum berani mengizinkan buka,” imbuhnya.

Wacana untuk pengoperasian kembali bioskop di Kota Semarang menurutnya adalah langkah percobaan untuk menguji kesiapan pengelola. “Semarang masih coba untuk simulasi, kalau hasilnya bagus baru berani [dibuka untuk Jateng],” tambahnya.

51 Objek Wisata di Jateng Siap Dibuka

Purwanto menegaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk mencegah penularan wabah COVID-19 di destinasi wisata. “Kita harus mengutamakan sifat kehati-hatian, jangan sampai ekonomi mati, ekonomi harus jalan tapi kita harus hati-hati betul,” jelasnya.

Ia juga mengimbau bagi pengelola destinasi wisata dan wisatawan yang akan berlibur ke Jateng untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Dalam rangka libur panjang pada tanggal 28 Oktober-1 November nanti, kalau bisa 3 M [mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak] dipatuhi. Kalau bisa jangan jauh-jauh perginya, juga jangan berkerumun di tempat wisata,” tutur Purwanto.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Komentar Ditutup.