Anti Lapar-Lapar Club Versi Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut dapur umum dan lumbung pangan di Kota Semarang sebagai anti lapar-lapar club versinya.

Anti Lapar-Lapar Club Versi Wali Kota Semarang Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengunjungi dapur umum dan lumbung pangan di RT 8, RW 4, Kelurahan Bringin, Kota Semarang, Jawa Tengah. (Youtube—Hendrar Prihadi Hendi)

Semarangpos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengunjungi dapur umum dan lumbung pangan di RT 008/RW 004, Kelurahan Bringin, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kalau istilah dia “anti lapar-lapar club”.

Hendi—sapaan akrab Hendrar Prihadi—mengunjungi Kelurahan Bringin pada sore hari. Terlihat para ibu rumah tangga membagi tugas memasak di tenda kecil. Ada yang mengiris tempe dan ada yang membantu menanak nasi.

Tidak hanya para ibu rumah tangga, para suami juga ikut membantu membungkus makanan. Para warga Kelurahan Bringin gotong-royong untuk mencukupi kebutuhan satu sama lain.

Ada Sosok Baik Hati Penunggu Rumah Harta Karun Semarang

Tak lupa, Hendi mengabadikan keseruan para ibu yang menyiapkan makanan dalam vlog-nya berjudul Anti Lapar Lapar Club #PKMday2. Ia mengunggah rekaman video tersebut lewat channel Youtubenya Hendrar Prihadi Hendi.

“Jangan takut, dapur-dapur umum akan tumbuh di Kota Semarang. Matur suwun yang sudah menjadi relawan untuk memberikan solusi bagi mereka yang membutuhkan pangan di masa epidemi ini,” tulis Hendrar Prihadi di kolom deskripsi.

Ikuti Protokol Kesehatan

Dalam video, terlihat para ibu rumah tangga tetap melakukan protokol kesehatan saat memasak. Mereka mencuci tangan dan tak lupa memakai masker. Sesekali sang wali kota Semarang terlihat mengobrol dengan ibu-ibu di sana.

“Ini titik ketiga dapur umum yang saya saksikan secara langsung. Pertama di Kelurahan Lempongsari, Jomblang, dan Bringin, untuk memudahkan para tetangga yang lain,” ungkapnya seperti yang terpantau Semarangpos.com, Rabu (29/4/2020).

Semarang Punya Tumbasin.id Sebagai Solusi Belanja saat Social Distancing

Ia juga berpesan kepada warga tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). “Cukup bertahan selama 28 hari, nanti setelah itu kalau hasilnya apik, kita buka Kota Semarang seperti semula kembali,” ingatnya kepada warga Bringin.

Hendrar Prihadi juga membawa sekitar 50 paket sembako untuk menambah stok lumbung di Kelurahan Bringin. Tak Lupa ia juga mendoakan warga Bringin agar sehat selalu.

“Kita punya kekuatan yang namanya gotong royong, saya doakan panjenengan sehat selalu. Ayo doa bersama, perjalanan masih panjang tapi saya yakin dengan kebersamaan Covid-19 segera berlalu,” tambah Hendi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.