Tutup Iklan

Mengenal Batik Khas Tegal yang Tak Semoncer Warung Makannya

Batik Tegalan khas Tegal berkembang sejak akhir abad ke-19. Nama batik ini masih asing di telinga masyarakat meskipun ciri-cirinya jelas.

Mengenal Batik Khas Tegal yang Tak Semoncer Warung Makannya Salah satu motif batik tegalan diambil dari laman Info Batik, Rabu (26/8/2020) (infobatik.id)

Semarangpos.com, SOLO — Batik Tegalan merupakan batik khas Tegal yang berkembang sejak akhir abad ke-19. Tak semoncer warung makannya, batik Tegal masih asing di telinga masyarakat. Yuk kenali ciri-cirinya.

Jika mendengar Tegal di dalam benakmu pasti langsung terpikirkan dengan warung makannya, benar begitu? Hal ini wajar sebab warteg alias warung tegal memang sudah familiar di kalangan masyarakat. Warung yang menyediakan aneka makanan serba murah ini sangat mudah ditemui di kotamu bukan?

Namun pernahkah kamu mendengar batik tegalan? Batik tegalan merupakan batik khas daerah Tegal. Walaupun namanya masih asing jika dibandingkan dengan batik Solo dan Pekalongan, batik ini tak kalah indahnya.

Nongkrong Seru Bareng Teman di Silancur Highland, Kuy!

Dihimpun dari situs fitline.com, Rabu (26/8/2020) batik pertama kali dikenal oleh masyarakat Tegal pada akhir abad ke-19. Budaya batik dibawa oleh Raja Amangkurat I dari Kasunanan Surakarta.

Amangkurat yang saat itu tengah menyusuri pantai utara, membawa serta para pengikutnya yang salah satunya berasal dari kalangan pengrajin batik. Sebagian pengrajin batik menetap di wilayah Tegal dan menurunkan ilmu membatiknya kepada anak cucu yang kemudian meluas ke masyarakat setempat.

Sekolah Gadis Pribumi

Pada tahun 1908 batik juga diperkenalkan oleh R.A. Kardinah. Kardinah merupakan istri dari Bupati Tegal pada masa itu yang bernama R.M. Adipati Ario Reksonegoro. Pada saat itu, Kardinah juga membuat sekolah untuk para gadis pribumi yang di dalamnya terdapat kelas membatik.

Para pengrajin batik mewariskan keahliannya secara turun-temurun. Sebagian pembuatan batik tegalan masih mempertahankan cara tradisional dengan menggunakan canting. Namun, sebagian yang lain sudah mengembangkan produksinya dengan menggunakan cap.

Coba Nasi Pecel Mbok Sador di Simpang Lima Semarang

Batik tegalan dapat dikenali dari corak gambar yang besar dan melebar. Batik ini biasanya menggambarkan flora dan fauna yang ada di Tegal seperti manuk emprit, sotong, dan kembang kapas.

Warna yang digunakan dalam batik tegalan umumnya merupakan kombinasi warna lembut dan kontras. Kombinasi ini menggambarkan karakter masyarakat Tegal yang lugas dan tegas.

Penamaan batik tegalan terbilang unik. Saat daerah lain menamai batiknya sesuai dengan ornamen utama, batik tegalan diberi nama berdasarkan motif latar yang digunakan. Adapun beberapa nama batik tegalan di antaranya beras wutah, semut runtung, blarak saleret, dan tumbar bolong.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Komentar Ditutup.