Tutup Iklan

Ada Sop Balung Gajah di Sleman, Coba Nikmatnya!

Sup atau sop balung gajah adalah nama sop balungan sapi yang sangat besar dan tersedia di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ada Sop Balung Gajah di Sleman, Coba Nikmatnya! Unggahan Youtube Dyodoran terkait Warung Sop Balungan dan Sate Sapi yang sedang hits dan unik dengan harga yang terjangkau di Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (13/7/2020). (Youtube-Dyodoran)

Semarangpos.com, SLEMAN Sup atau sop merupakan masakan rumah yang berkuah dari kaldu yang dibuat dengan mendidihkan bahan dengan daging sapi atau daging ayam. Sop yang tak biasa karena dihidangkan dengan balungan sapi yang sangat besar dan dinamai sop balung gajah tersedia di Sleman.

Kedai yang memjajakan olahan sapi ini berada di Jl. Yudistiro, Gentan, Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedai itu dilabeli nama Warung Sop dan Sate Sapi Pak Bayu.

Selain makanan yang unik, kedai ini memiliki lokasi yang tak kalah unik, yaitu di pinggir kali yang masih banyak sekali pohon-pohon bambu. Alhasil, suasana kedai milik Pak Bayu sangat teduh dan syahdu.

Dianggap Keramat, Batu Bekas Arca Bernilai Sejarah di Semarang Hilang  

Kedai tersebut buka pukul 09.00 WIB sampai 20.00 WIB. “Konsepnya ala-ala Jogja gitu, benar-benar di bawah pohon pring,” ucap Dyo, pengelola channel Dyodoran dalam unggahan Youtube yang berjudul Sop Tulang Gajah, Gede Banget Tulangnya, Senin (13/7/2020).

Warung Sop dan Sate Sapi Pak Bayu ini baru berusia satu tahun. “Menunya ada sop balung, sop iga, sama iga bakar,” kata Eka, penjaga Warung Sop dan Sate Sapi Pak Bayu..

Sop balung dan sate di kedai milik Bayu ini memiliki nama yang sangat unik-unik. Deretan nama unik itu antara lain sop balung gajah, sop sengkel, sate sugih, dan sate sultan.

Pelajaran Cinta Om Hao Lewat Kawah Sikidang, Genta Ingin Nangis…

Bagi konsumem yang ingin menikmati sop iga dan sengkel harus datang dini, karena menu andalan kedai tersebut kerap ludes hanya dalam hitungan jam. “Aku pernah telepon ke sini. Sudah habis siang-siang, sop iga dan sengkelnya,” ujar Dyo kepada sang penjaga warung.

Sate Sultan

Sedangkan bagi mereka yang ingin menikmati sate tanpa lemak, bisa memesan sate sultan yang full daging. Sate di kedai ini sangat unik, karena dibakar dengan kipas yang terbuat dari anyaman bambu untuk nomor antrean.

“Sop balungan gajah ini harganya cuma Rp13.000. Jujur aku sampai bingung makannya, jadi sopnya itu ada kubis, kentang, wortel, dan tomat. Segar banget ini, pasti merebusnya lama sekali. Dan ini daging yang menempel di tulang empuk sekali,” papar Dyo.

Kala Candi Sewu Tak Terkait Bandung Bondowoso & Roro Jonggrang

Dyo langsung mencoba sop sengkel. “Kuahnya tetap sama. Kita masukkan kuah ini ke dalam sumsum lalu kita kocok. Sudah lama aku tidak makan sumsum sapi, lemak yang menempel itu kenyal,” ucap Dyo.

Satenya masih sama dengan sate-sate yang lain. Di atasnya ada irisan bawang merah, cabai, tomat, dan yang membedakan ada irisan timun. “Sate dagingnya itu lembut dan empuk sekali,untuk bumbunya itu kecap dan campuran rempah ala Mas Bayu, taste lebih manis kecap,” tutur Dyo.

Setelah menghabiskan makanan, Dyo menutupnya dengan es jendal tape. “Ini harus kita campur karna pakai sirop, hmhm segar, dari semua menu aku suka semlidut, lezatos semua saudara,” tuntas Dyo.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.