SMKN Jateng Buka PPDB hingga 10 April 2020

SMK Negeri Jateng membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajar 2020-2021 hingga 10 April 2020.

SMKN Jateng Buka PPDB hingga 10 April 2020 Siswa SMKN Jateng tengah praktik di sekolah yang didirikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan menerapkan pola boarding dan siswa harus dari keluarga tidak mampu yang berasal dari seluruh wilayah Jawa Tengah. (Antara-Diskominfo Jateng)

Semarangpos.com, SEMARANG — SMK Negeri Jateng kembali membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajar 2020-2021 mulai 24 Februari hingga 10 April 2020. Jumlah kursi yang tersedia terbatas, sehingga bagi yang ingin mendaftarkan diri dapat segera memanfaatkan waktu yang ada.

SMKN Jateng merupakan sekolah yang didirikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan menerapkan pola boarding. Siswa di sekolah itu harus dari keluarga tidak mampu yang berasal dari seluruh wilayah Jateng.

Seluruh biaya pendidikan di sekolah itu dibebankan ke APBD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Fasilitas yang ditanggung itu meliputi asrama, biaya makan, pakaian seragam, alat tulis, termasuk tas, sehingga siswa sama sekali tidak dipungut biaya selama masa pendidikan.

Satlantas Polrestabes Semarang Ikut Asyik Main Tik Tok

SMKN Jateng terdiri atas tiga kampus yakni Kampus I Semarang, Kampus II Pati, dan Kampus III Purbalingga dengan kuota 264 kursi untuk tiga kampus. Kursi itu tersebar dengan 120 kursi untuk Kampus 1 Semarang, 48 kursi untuk Kampus II Pati, dan 96 orang untuk Kampus III Purbalingga.

Tolak Iming-Iming

“Sekolah di SMKN Jateng, gratis dari mulai pendaftaran, kehidupan keseharian hingga nanti lulus, tidak dipungut biaya. Maka jangan percaya kalau ada yang mengaku bisa menitipkan atau menjanjikan masuk dengan iming-iming sesuatu. Langsung ke sini saja,” kata Kepala SMKN Jateng Kampus I Sriyono sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Jumat (28/2/2020).

Sumur Bor di Grobogan Semburkan Lumpur 30 M

Sriyono menyebutkan untuk bisa bersekolah di SMK Negeri Jateng calon siswa harus memenuhi syarat administrasi, seperti, Surat Keterangan Tidak Mampu, Kartu Indonesia Pintar, berasal dari Program Keluarga Harapan dan sebagainya, dan faktor akademis juga menjadi pertimbangan.

SMKN Jateng, lanjut Sriyono, bertujuan untuk memupus mata rantai kemiskinan.  Untuk kejuruan atau kompetensi keahlian di Kampus I Semarang meliputi Bisnis Konstruksi dan Properti, Teknik Mekatronika, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Permesinan, dan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif.

Di Kampus II Pati, hanya ada dua jurusan yakni, Agribisnis dan Pengolahan Hasil Pertanian; dan Teknik Perbaikan Body Otomotif. Sedangkan, di Kampus III Purbalingga terdapat jurusan Teknik Pemesinan dan Teknik Pengelasan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.