Tes PCR di Jateng Belum Ada 1% dari Jumlah Penduduk

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng terus memperbanyak jumlah tes PCR untuk mendeteksi penularan virus corona atau Covid-19.

Tes PCR di Jateng Belum Ada 1% dari Jumlah Penduduk Ilustrasi tes swab dengan metode PCR. (Dok. Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengklaim terus memperbanyak pemeriksaan Covid-19 melalui tes swab dengan metode PCR atau Polymerase Chain Reaction . Total sudah sekitar 51.000 tes swab yang digelar di Jateng, di mana 3.414 orang dinyatakan positif Covid-19.

Meski demikian, jumlah tes PCR yang dilakukan Pemprov Jateng itu belum mencapai 1% dari jumlah keseluruhan penduduk atau populasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018, populasi Jateng mencapai 34.490.835 jiwa.

Kendati demikian, jumlah tes swab di Jateng itu sudah tergolong memenuhi standar Badan Kesehatan Dunia atau WHO, yakni 0,1% dari populasinya. Jika populasi Jateng mencapai 34,49 juta jiwa, maka standar WHO adalah 34.490 tes swab.

Siap-Siap!!! Akhir Pekan Ini, 37 Objek Wisata di Kota Semarang Resmi Dibuka

Sementara itu, jika dibandingkan dengan Jawa Barat (Jabar) maupun DKI Jakarta, Jateng masih kalah dalam menggelar tes PCR. Hingga kini, Jabar telah menggelar swab test sekitar 60.000, sedangkan Jakarta mencapai 223.427 kali.

“Kami juga telah menggelar pengecekan dengan rapid test sebanyak 80.000 orang. Hasilnya masih kami tunggu, karena yang relatif langsung kami lakukan tes PCR,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yuliyanto Prabowo, Jumat (26/6/2020).

Yulianto menyebutkan hingga kini kasus positif Covid-19 di Jateng telah mencapai 3.552 orang. Perinciannya, 1.728 pasien masih dirawat, 1.546 orang dinyatakan sembuh, dan 282 orang meninggal dunia. Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 8.445 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 48.767 orang.

“Kami akan terus berupaya melakukan tracing agar dapat dilakukan treatment yang lebih cepat,” imbuh Yuliyanto.

Perintah Jokowi

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengatakan upaya tracing dengan pengecekan massal memang sudah menjadi perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi juga memerintahkan agar pengecekan massal dengan rapid test diperbanyak.

Rasio Kematian Pasien Covid-19 Jateng Tertinggi Se-Jawa

“Maka kami menindaklanjuti perintah itu dengan menggelar rapid test massal. Bahkan di beberapa daerah seperti Kota Semarang, tidak hanya rapid test tapi langsung tes swab,” kata Ganjar.

Ganjar meminta seluruh kepala daerah di Jateng getol menggelar pengecekan massal Covid-19. Kepala daerah, lanjut Ganjar, tidak perlu takut apabila tracing menyebabkan lonjakan kasus.

“Lebih baik meningkat karena memang dilakukan tracing, daripada terlihat landai tapi tidak dilakukan tindakan apa-apa,” tegas Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.