Unik, Bupati Temanggung Lantik Pejabat di Ponpes

Ratusan pejabat eselon IV dan eselon III Pemkab Temanggung, Jumat (17/1/2020), dilantik di Pondok Pesantren Karang Santri, Desa Bandung Gede, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Unik, Bupati Temanggung Lantik Pejabat di Ponpes Ratusan pejabat eselon IV dan eselon III Pemkab Temanggung dilantik di Pondok Pesantren Karang Santri, Desa Bandung Gede, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (17/1/2020). (Antara-Heru Suyitno)

Semarangpos.com, TEMANGGUNG — Bupati Temanggung M. Al Khadziq melangkah tak biasa, Jumat (17/1/2020). Ia melantik ratusan pejabat eselon IV dan eselon III Pemerintahan Kabupaten Temanggung di Pondok Pesantren Karang Santri, Desa Bandung Gede, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

“Pelantikan dilaksanakan di ponpes hanya sebagai tematik saja, sebelumnya dilaksanakan di desa untuk mengingatkan aparat pemerintah kabupaten tentang desa dan daerah perbatasan. Sekarang kita mengingatkan aparat tentang kebhinnekaan masyarakat Kabupaten Temanggung,” terangnya tentang kisah unik yang diguratkannya itu.

Pelantikan itu dilakukannya terhadap 244 pejabat eselon IV dan eselon III. Mereka terdiri atas 65 orang pelaksana yang dipromosikan jadi pengawas, 64 orang pengawas yang dirotasi di sesama jabatan pengawas, 37 orang pengawas yang dipromosikan jadi administrator, 75 orang administrator yang dirotasi di sesama jabatan administrator. Selain itu, ada dua orang pejabat fungsional yang dimutasi ke pengawas, dan seorang pejabat fungsional yang dimutasi menjadi pejabat administrator.

Khadziq menuturkan pelantikan pejabat ini merupakan pelantikan yang ketiga, setelah sebelumnya melaksanakan acara pelantikan di Desa Sucen Kecamatan Gemawang, kemudian melaksanakan pelantikan di Desa Campurejo, Kecamatan Tretep. “Tematiknya dari acara pelantikan kita hari ini adalah bahwa Temanggung itu terdiri atas beraneka ragam masyarakatnya, beraneka ragam budaya, dan beraneka ragam agamanya,” ujarnya.

Ia menyampaikan Pemkab Temanggung sudah sementara waktu tidak ada pergeseran atau mutasi pejabat. Pelantikan dan mutasi pada hari ini menyeluruh di seluruh organisasi perangkat daerah Pemkab Temanggung.

Menurut dia rotasi ini untuk menyehatkan dan penyegaran birokrasi. Pelantikan pada hari ini dimaksudkan sebagai awal dari proses pengisian jabatan kosong di lingkungan Pemkab Temanggung yang ditinggalkan oleh pejabat sebelumnya, banyak di antaranya karena pensiun, promosi ke eselon 2 maka banyak jabatan kosong hari ini dipenuhi semua.

“Kita melakukan penyehatan birokrasi di mana penataannya pada hari ini berbasis pada beberapa hal, yakni dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi, penataan kali ini juga untuk the right man on the right place dan untuk menyiapkan kader-kader birokrasi di masa yang akan datang mulai kita tempatkan sesuai dengan potensi, kapasitas, dan kapabilitasnya masing-masing,” tuturnya.

Selain itu penataan juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas dan pelayanan kepada masyarakat dan untuk penyelesaian berbagai masalah baik masalah yang ada di birokrasi maupun penyelesaian masalah yang ada di tengah masyarakat. “Penataan kali ini juga untuk membiasakan kita pada lingkungan masyarakat yang terus berubah. Karena lingkungan masyarakat terus berubah maka aparat pemerintah juga dituntut agar dirinya juga senantiasa siap untuk berubah,” katanya.

Ia menyampaikan para pejabat pemerintah sekarang dituntut untuk adaptif terhadap tuntutan masyarakat yang terus berubah bahkan sampai presiden sebuah negara pun juga sekarang senantiasa siap berubah dan tidak jarang keputusan pemerintah di tingkat pusat yang berubah karena tuntutan masyarakat yang sekarang banyak disampaikan melalui media sosial.

Menurut dia kalau masyarakat terus berubah maka sebagai penyelenggara pemerintahan juga harus senantiasa untuk berubah.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.