Tutup Iklan

Bisakah Batik Tambal Sembuhkan Penyakit? Begini Ceritanya…

Kota Yogyakarta sebagai kota budaya memiliki berbagai kerajinan tradisional, salah satunya adalah batik tambal yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit.

Bisakah Batik Tambal Sembuhkan Penyakit? Begini Ceritanya… Batik tambal diambil dari laman Barang Tempo Doeloe, Sabtu (1/8/2020). (barangtempodoeloe.com)

Semarangpos.com, SOLO – Setiap orang yang sakit pasti ingin menemukan obat untuk penyembuhannya. Namun siapa sangka, konon batik tambal bisa sembuhkan penyakit. Benarkah demikian?

Yogyakarta merupakan kota budaya yang terkenal akan batik klasiknya. Batik klasik Yogyakarta terkenal baik di Indonesia maupun kancah internasional. Batik klasik yang berkembang di Yogyakarta dipengaruhi oleh keberadaan keraton sehingga dalam pembuatannya selalu dibubuhi doa dan harapan kepada Tuhan.

Batik tambal merupakan salah satu batik klasik yang berkembang di lingkungan keraton Yogyakarta. Batik ini memiliki pola khas sehingga mudah dikenali. Seperti namanya, batik tambal terdiri dari berbagai motif yang disusun ke dalam satu kain.

Batik Wahyu Tumurun Konon Pembawa Petunjuk

Dalam satu kain batik tambal dapat terdiri dari motif parang, truntum hingga ornamen bunga bersemi alias semen. Batik ini juga memiliki motif penyusun seperti tambalan yang digunakan untuk memperbaiki kain yang rusak. Sehingga bentuknya tidak terpaku pada satu motif yang sama. Motif disusun secara bebas bergantung pada pembuatnya.

Walaupun memiliki kesan yang kurang rapi karena motif tambal dapat disusun secara acak, namun batik ini memiliki makna filosofis yang mendalam. Kata tambal memiliki arti menambal atau memperbaiki sesuatu yang rusak. Batik ini pun dipercaya mampu membantu kesembuhan orang yang sedang sakit.

Kepercayaan

Orang sakit diibaratkan seperti kain yang rusak. Kerusakan dapat diperbaiki salah satunya dengan ditambal. Orang yang sakit nantinya akan diselimuti dengan jarik bermotif tambal. Konon kain ini dapat membuka jalan kesembuhan bagi yang sedang melakukan pengobatan.

Satria Piningit dan Ratu Adil, Konsep Serupa Namun Tak Sama

Warna dalam batik tambal beragam. Umumnya merupakan perpaduan warna gelap dan terang. Pemilihan warna yang beragam digunakan untuk memperjelas detail motif penyusun dalam batik ini.

Saat ini batik tambal sudah mengalami banyak perkembangan. Batik ini tidak hanya berbentuk lembaran kain saja, namun sudah dibuat dalam bentuk lain seperti kemeja, gaun, hingga tas. Batik ini sekarang juga tidak hanya digunakan untuk orang sakit saja, tetapi bisa juga digunakan untuk pakaian sehari-hari maupun pakaian formal.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Komentar Ditutup.