Tutup Iklan

Nama Pati Terinspirasi dari Pati Aren di Minuman Dawet?

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, nama Pati terinspirasi dari minuman dawet yang terbuat dari pati atau tepung aren.

Nama Pati Terinspirasi dari Pati Aren di Minuman Dawet? Tangkapan layar dari unggahan video channel Soma Channel di Youtube terkait Raden Kembangjaya yang mendapatkan inspirasi nama Pati dari penjual dawet, Selasa (19/5/2020). (Youtube-Soma Channel)

Semarangpos.com, PATI — Kabupaten Pati terletak di Jawa Tengah dengan ibu kota bernama Pati. Menurut cerita yang beredar di masyarakat, nama Pati terinspirasi dari minuman dawet yang terbuat dari pati atau tepung aren.

Sebelum mengetahui keberadaan minuman itu, Kembangjaya dan kawan-kawannya berperang dengan pasukan Paranggaruda. Konon, prajurit Paranggaruda masih melakukan pengejaran terhadap empat orang yang kabur dari pernikahan seperti yang disarikan Semarangpos.com, Rabu (18/8/2020), dari video unggahan Soma Channel di Youtube pada 19 Mei 2020. Mereka pun tiba di Majasemi.

Sementara itu, Adipati Paranggaruda mendapatkan laporan mengenai keempat buronan yang ternyata mendiami wilayah Majasemi. Selain itu, mereka juga dilindungi oleh Panewu Sukmayana. Dia pun marah.

Ditangkap Karena Aku Ora Percoyo Korona Viral, Bobyndavidson Akhirnya Bebas…

Lalu, terjadilah perang yang menelan banyak korban jiwa, salah satunya adalah Ki Panewu Sukmayana. Raden Kembangjaya, sang adik, geram sehingga menghancurkan prajurit Paranggaruda dengan bantuan pasukan Carangsaka.

Karena Kembangjaya mampu menaklukkan Adipati Paranggaruda, maka ia boleh memperistri Dewi Ruyung Wulan yang merupakan putri Adipati Carangsaka. Kemudian, Kembangjaya menjadi adipati setelah menggabungkan tiga kadipaten (Paranggaruda, Carangsaka, dan Majasemi) menjadi Kadipaten Pati.

Ke Hutan Kemiri

Raden Kembangjaya bermaksud untuk memperluas daerah kekuasaan. Selain itu, daerah mereka sudah tidak mungkin ditempati lagi sebagai akibat perang terdahulu. Selanjutnya, dia pergi ke Hutan Kemiri bersama Dalang Sapanyana dan beberapa prajurit Carangsaka.

Mereka mampu menang melawan kerajaan siluman yang menempati lokasi tersebut. Bahkan, Dalang Sapanyana memainkan wayang di sana untuk menangkal serangan makhluk-makhluk halus. Pemimpin siluman beserta anak buahnya pun pergi dari Hutan Kemiri.

Inilah 5 Pemimpin Wanita di Alam Gaib Indonesia, Salah Satunya Nyai Rara Kidul

Tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang menggendong sebuah gentong berisi air. “Saya Ki Sagola, yang gentong yang kupikul ini berisi dawet. Aku terbiasa berjualan di sini,” katanya.

Raden Kembangjaya meminta dibuatkan minuman tadi untuk dirinya sendiri beserta para bawahannya. Dia terkesan pada minuman yang dibuat dari pati aren yang kemudian diberi santan kelapa dan gula aren.

Ia pun mendapatkan inspirasi mengenai nama wilayah yang sedang mereka bangun ini, yakni Pati. Kelak, ia akan menyebutnya sebagai Kadipaten Pati-Pesantenan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Komentar Ditutup.