Begini Makna Corak Batik Semen Rama bagi Masyarakat Jawa

Batik merupakan produk seni bangsa Indonesia yang menyiratkan makna simbolis dalam penciptanya, tak terkecuali motif batik batik semen rama.

Begini Makna Corak Batik Semen Rama bagi Masyarakat Jawa Ilustrasi motif Batik Semen Rama. (parawisata.net)

Semarangpos.com, SOLO Batik merupakan produk seni bangsa Indonesia yang menyiratkan makna simbolis dalam penciptanya. Makna simbolis pada batik dapat diungkapkan melalui motif hingga teknik pembuatannya. Bagi masyarakat Jawa, simbol dalam batik merupakan perwujudan hubungannya dengan sang pencipta, begitu juga arti di balik batik semen rama.

Batik sebagai karya seni dihasilkan penciptanya sebagai gambaran kehidupannya. Batik merupakan media bagi pencipta dalam mencurahkan perasaan dan pemikiran terhadap kekuatan tertentu. Konon, pembatik menghasilkan rancangannya melalui meditasi untuk mendapatkan bisikan nurani, yang kemudian diibaratkan seperti mendapat wahyu alias petunjuk dari Tuhan.

Batik semen rama merupakan variasi dari motif semen. Batik semen memiliki motif penyusun yang terdiri atas tiga ornamen penting, yaitu udara, darat, dan air. Ketiga ornamen tersebut melambangkan tempat kedudukan bagi suatu kaum (golongan).

Pelajaran Cinta Om Hao Lewat Kawah Sikidang, Genta Ingin Nangis…

Ketiga ornamen ini juga berlaku di dalam motif batik semen rama. Motif penyusun batik semen rama terdiri dari pengulangan motif pohon hayat atau pohon kehidupan. Di samping sebelah kanan dan kiri pohon hayat, terdapat sepasang simbol garuda. Di bawah pohon terdapat motif baito alias perahu dan binatang darat. Sedangkan di atas pohon terdapat motif meru atau gunung.

Selain motif penyusun yang terdiri atas ornamen udara, darat, dan laut terdapat penyusun geometris yang digunakan sebagai komposisi pendukung. Komposisi itu menciptakan keseimbangan antarornamen.

Hastabrata

Dalam catatan seorang pengarang buku, Sewan Susanto, batik semen rama merupakan simbol dari ajaran Asthabrata atau Hastabrata yang diungkapkan melalui lakon pewayangan Ramawijaya. Hastabrata merupakan sebuah wejangan yang diberikan oleh Rama kepada Gunawan Wibisana saat dikukuhkan sebagai Raja Alengkadiraja.

Youtuber Tanboy Kun Sarapan Pedas di Solo, Ini Menunya…  

Hastabrata diambil dari kata “hasta” yang berarti delapan, dan “barata” yang artinya perbuatan. Sehingga Hastabrata diartikan sebagai delapan perbuatan. Delapan perbuatan ini merupakan watak kepemimpinan yang harus dimiliki oleh seorang raja sebagai pemimpin rakyatnya.

Motif penyusun dalam batik semen rama merupakan simbol mengenai sikap ideal yang dimiliki oleh seorang raja. Kedelapan sifat tersebut di antaranya sikap semangat, penuh kasih sayang, menjadi pedoman serta bertanggung jawab, memiliki pengetahuan yang luas, berwibawa, adil,  melindungi rakyat, dan dapat mengendalikan diri.

Hastabrata merupakan ajaran keutamaan yang mencerminkan ekspresi budaya Jawa. Sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya merupakan nilai yang diakui dan dipercaya oleh masyarakat Jawa.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.