Tutup Iklan

Jumlah Tes Swab PCR di Jateng Masih Belum Optimal, Kok Bisa?

Jumlah tes swab dengan metode PCR di Jateng sejauh ini masih jauh dari kata ideal atau target yang dicanangkan Dinkes Jateng.

Jumlah Tes Swab PCR di Jateng Masih Belum Optimal, Kok Bisa? Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo. (Semarangpos.com-Humas Dinkes Jateng)

Semarangpos.com, SEMARANG – Jumlah tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Jawa Tengah (Jateng) sejauh ini masih jauh dari kata ideal atau belum optimal. Meski pun tren kasus positif Covid-19 di Jateng terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data di situs web corona.jatengprov,go.id, total kasus positif Covid-19 di Jateng saat ini mencapai 4.562 orang. Perinciannya, 1.924 pasien masih dirawat, 2.258 orang dinyatakan sembuh, dan 380 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, mengaku saat ini pihaknya terus menggencarkan tes swab dengan PCR maupun rapid test untuk mendeteksi persebaran virus corona.

Kasus Demam Berdarah di Jateng Capai 3.189 Orang, 47 Orang Meninggal Dunia

Yulianto mengaku sudah ada 55.000 tes swab PCR yang digelar di Jateng. Kendati demikian, saat disinggung apakah tes sebanyak itu sudah ideal bagi Jateng, Yulianto enggan menyebut secara tegas.

Ia hanya menyatakan tes swab dengan PCR dikatakan optimal jika telah menyasar seluruh orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), orang yang melakukan kontak erat dengan pasien positif, maupun pelaku perjalanan.

“Tapi berapanya itu relatif. Tergantung tempat dan waktu, dan angka kejadian. Jadi setiap daerah berbeda-beda,” ujar Yulianto melalui rekaman video yang dibagikan kepada wartawan di Semarang, Kamis (2/7/2020) malam.

Perhitungan

Meski demikian, Yulianto mengaku memiliki perhitungan berapa jumlah tes swab dengan PCR suatu daerah bisa dikatakan ideal. Ia pun menggunakan rasio 3.500 tes per 1 juta penduduk.

“Kita sudah membuat ancer-ancer [perhitungan] 3.500 per 1 juta penduduk. Tapi, kalau itu [target] belum tercapai bisa pakai perbandingan 2.000 tes per 1 juta penduduk,” terangnya.

Tes PCR di Jateng Belum Ada 1% dari Jumlah Penduduk

Jika menggunakan perhitungan ideal itu, maka tes swab PCR yang digelar di Jateng sejauh ini masih jauh dari kata ideal atau belum optimal.

Hal itu dikarenakan jumlah penduduk Jateng saat ini mencapai 34 juta jiwa. Maka, jika menggunakan perbandingan 3.500 per 1 juta penduduk, seharusnya tes swab PCR yang sudah digelar mencapai 119.000.

Namun, hingga kini Jateng baru menggelar 55.000 tes swab dengan metode PCR. Sementara, rapid test mencapai 120.000.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.