Tutup Iklan

Pulang Dari Sawah, Petani Wonosobo Tenggelam di Waduk Wadaslintang

Seorang petani mengalami kecelakaan air, tenggelam di Waduk Wadaslintang setelah sampan yang ditumpanginya terbalik saat hendak pulang dari sawah.

Pulang Dari Sawah, Petani Wonosobo Tenggelam di Waduk Wadaslintang Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi jasad petani Wonosobo yang tenggelam di Waduk Wadaslintang, Rabu (17/6/2020). (Semarangpos.com-Basarnas Semarang)

Semarangpos.com, WONOSOBO — Musibah dialami Kuatno, warga Dukuh Parah, Desa Wadaslintang, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Pria berusia 40 tahun itu mengalami kecelakaan air di Waduk Wadaslintang, saat hendak pulang dari sawah, Selasa (16/6/2020) sore.

Jasad korban pun saat ini sudah berhasil dievakuasi tim SAR gabungan, Rabu (17/6/2020) pagi. Korban dievakuasi dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, mengatakan korban mengalami kecelakaan Selasa sore saat hendak pulang dari sawah. Ia pulang dari sawah dengan menyeberangi Waduk Wadaslintang menggunakan sampan.

Astra Motor Jateng Gencarkan Kampanye Sosial #TepukTanganUntukNakes

“Namun, saat di pinggir muara, sampan yang ditumpangi korban terbalik. Korban pun jatuh ke waduk dan tenggelam,” ujar Yahya, Rabu.

Mendapat informasi adanya korban yang mengalami kecelakaan air di Waduk Wadaslintang, Kepala Basarnas Semarang pun memerintahkan Basarnas Pos SAR Wonosobo untuk mengirimkan regu penyelamat.

Operasi pencarian pun dilengkapi dengan peralatan SAR air lengkap pun diterjunkan.

“Setelah operasi pencarian dengan menggunakan jaring, korban akhirnya berhasil ditemukan di tengah waduk. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka,” terang Koordinator Basarnas Pos SAR Wonosobo, Hardi Amanurijal.

Pria Tinggal di Bekas Kandang Sapi Dapat Bantuan dari Pemkot Salatiga

Hardi menambahkan saat pencarian kondisi air di Waduk Wadaslintang cukup melimpah. Kedalaman muara Waduk Wadaslintah berkisar 7 meter, dengan lebar 10 meter.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Tim SAR gabungan saat ini kita kembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tutur Hardi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Get the amazing news right in your inbox

Berita Terpopuler

0 Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

Tinggalkan Komentar

Anda harus logged in untuk kirim komentar.